Vincent Rompies baru-baru ini membuat pengakuan yang cukup mengejutkan mengenai ibadahnya sebagai seorang Muslim atau pemeluk agama Islam. Ia mengakui bahwa sudah lama tidak melaksanakan salat.
karenanya Vincent merasa pasrah jika suatu setelah meninggal dunia nanti dijebloskan ke api neraka.
Pengakuan ini disampaikan oleh Vincent Rompies dalam tayangan YouTube terbaru VINDES. Dalam episode tersebut, Habib Husein Jafar Al Hadar menjadi bintang tamu.
"Dalam waktu yang cukup lama, saya tidak lagi melaksanakan salat. Saya tidak taat. Saya seorang Muslim, saya beriman, tetapi saya tidak sebaik itu dalam melaksanakan ibadah," kata Vincent dalam acara VINDES di YouTube pada Senin (12/6/2023).
Pengakuan serupa juga dilontarkan oleh Desta, yang merupakan sesama pembawa acara bersama Vincent Rompies. Desta bahkan mengungkapkan bahwa anak-anaknya sering kali mengingatkan Vincent untuk kembali beribadah.
"Anak-anak saya selalu mengingatkan ayahnya, 'Ayah, kapan kamu akan salat lagi? Kapan kamu akan berpuasa lagi?'" ungkap Desta.
Tidak hanya itu, Vincent juga mengaku tidak keberatan dengan doa orang-orang yang berharap agar ia masuk neraka, dan ia siap menerima akibatnya jika hal tersebut terjadi.
"Ketika orang berkata, 'Wow, kamu tidak salat'. Ya, tidak apa-apa, jika saya harus masuk neraka, tidak apa-apa. Silakan jika kalian ingin pergi ke surga. Namun, orang tidak tahu bahwa saya juga pernah salat dan berusaha memperbaiki diri," jelas Vincent.
Habib Jafar kemudian menjelaskan bahwa seseorang yang taat beribadah seharusnya tidak membanggakan keimanannya. Menurutnya, lebih baik jika seseorang menyadari kesalahannya dan kemaksiatannya daripada sombong dengan ibadahnya. Ibadah seharusnya menjadikan seseorang lebih rendah hati.
Baca Juga: Keras! Ashanty Ancam Bocorkan Kepala Penghina Ameena dengan Batu
"Seperti yang dikatakan Habib Umar bin Hafidz, lebih baik seseorang yang menyadari dan rendah hati di tengah-tengah kemaksiatan daripada seseorang yang sombong dengan ibadahnya. Karena ibadah seharusnya membuat seseorang menjadi rendah hati," jelas Habib Jafar.
Meskipun seharusnya fokus pada ceramah dari Habib Jafar, sejumlah netizen justru salah fokus pada pengakuan Vincent yang dianggap sebagai tantangan untuk masuk neraka.
"Tidak boleh kita setuju untuk masuk neraka, apa pun yang kita lakukan dalam melakukan kemaksiatan," kata akun TikTok mister.kontos yang mengunggah potongan video tersebut. "Sebenarnya, dari segala konten dan pertanyaan yang ada dalam VINDES semalam, kita sudah tahu mengapa dan apa yang terjadi antara Botuna dan Natasha," komentar netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Irit dan Tangguh, Ini Alasan Kenapa Yamaha Gear Ultima Jadi Skutik Favorit Perempuan
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Skandal Imigrasi Bali: Bagaimana 8 Pejabat Keruk Ratusan Miliar dari WNA
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
Jangan Ada Dusta! Kejujuran Warga Jadi Penentu Nasib Ekonomi Indonesia di 2026
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Lenovo x FIFA World Cup 2026 Hadir di Indonesia, Luncurkan Laptop AI Edisi Terbatas
-
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut
-
Paylater dan Pinjol: Ketika Kemudahan Berubah Menjadi Ketergantungan