/
Selasa, 14 Maret 2023 | 23:35 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Enjang Tedi (kanan) mengharapkan pembangunan relokasi sekolah terdampak pembangunan Tol Getaci didahulukan.

SuaraGarut.id - Rencana pembangunan Jaln Tol Getaci sudah memasuki tahap pembebasan lahan yang mengharuskan merelokasi sejumlah bangunan dan fasilitas umum.

Salah satu bangunan yang terkena imbas adalah SMAN 8 Garut yang mengharuskan pemerintah segera melakukan relokasi.

Untuk persoalan ini, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Enjang Tedi mengatakan, pembangunan jalan Tol Getaci yang mengharuskan relokasi SMAN 8 Garut harus direspon cepat oleh pemerintah.

Menurutnya, pembangunan relokasi SMAN 8 Garut harus lebih didahulukan ketimbang pembangunan jalan tol tersebut.

"Jadi harus diperhatikan jangan dulu sekolahnya dirobohkan untuk pembangunan tol sementara tempat relokasinya belum ada," kata Enjang, Selasa (14/8/2023).

Selain itu, relokasi SMAN 8 Garut pun harus memperhatikan tempat yang ideal dan mudah diakses oleh guru dan siswa.

"jadi intinya saya mengingatkan agar relokasi ini segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar bisa berlangsung tenang," ujarnya.

Ia berharap pembangunan sekolah baru nanti harus lebih baik dari segi tempat yang mudah diakses masyarakat, khususnya siswa seperti lokasi sekolah saat ini berada di jalan raya Kecamatan Cilawu.

Kemudian, kata dia, luas lahan sekolah jika memungkinkan bisa lebih luas lagi, lalu bangunan sekolah yang lebih baik, nyaman dan aman bagi siswa maupun tenaga pendidik di sekolah tersebut.(*)

Baca Juga: Dukung Regenerasi, Ajang Kompetisi Panjat Dinding Outdoor Bouldering Cup Sukses Digelar

Load More