SuaraGarut.id - Sejumlah benda terlarang ditemukan petugas gabungan TNI - Polri saat menggeledah semua ruangan di Rutan Kelas II B Garut.
Selain itu, tahanan penghuni Rutan dilakukan cek urine oleh BNNK Garut untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi Narkoba.
Kepala Rutan Kelas II B Garut Redi Agian mengatakan, razia oleh petugas gabungan tersebut untuk memastikan transparansi di dalam Rutan.
"Kita pastikan di dalam Rutan Garut tidak ada gawai, narkoba dan pungutan liar," kata Agian.
Selain itu, menurut Agian, pemeriksaan urin warga binaan selalu rutin dilakukan tujuannya untuk memastikan tidak ada yang mengkonsumsi narkoba.
"Tadi kita periksa urine warga binaan bekerjasama dengan BNN Garut. Hasilnya negatif semua," ucapnya.
Namun Agian tidak menampik saat razia gabungan ditemukan barang terlarang keberadaannya di dalam rutan.
Pasalnya barang-barang tersebut dianggap dapat membahayakan keselamatan warga binaan.
"Barang terlarang ada dalam Rutan yang berhasil diamankan adalah gelas, parfum, kartu permainan dan sikat gigi," ujarnya.
Baca Juga: Lina Mukherjee Disentil Gus Miftah, Indra Bekti Dicerai Aldila Jelita Gara-Gara Agama
Menurutnya, sikat gigi dilarang di dalam Rutan karena bisa dijadikan senjata.
"Kalau gagang sikat gigi dipatahkan bisa tajam dan bisa digunakan untuk melukai orang lain," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati