SuaraGarut.id - Aksi komplotan maling sedang marak terjadi belakangan ini. Setelah aksi komplotan maling berhasil menggondol laptop di Garut kini muncul lagi komplotan maling menggasak mini market.
Aksi komplotan maling di Garut berhasil menggondol laptop di sebuah toko seharga belasan juta rupiah.
Di tempat lainnya, aksi komplotan pencuri berhasil menggasak hanphone milik penjaga toko dan sejumlah produk di sebuah mini market di Telukjambe, Kabupaten Karawang Jawa Barat.
Kedua aksi komplotan pencuri itu terekam kamera CCTV yang ada di toko tersebut. Modus pencurian ini dilakukan secara berkomlot lebih dari satu orang.
Pelaku komplotan pencurian di Kabupaten Garut terdiri dari tiga orang yaitu satu orang laki-laki dan dua orang perempuan.
Sementara pelaku komplotan pencurian di Telukjambe Karawang terdiri dari lima orang.
Dilansir SuaraGarut.id dari instagram infokarawang, telah terjadi pencurian oleh 5 orang komlotan pencuri di mini market Telukjambe Karawang, pada Kamis (30/3/2023).
Komplotan tersebut berhasil membawa hanphone dan sejumlah barang dari mini market tersebut.
"Waspada!! 5 Komplotan pencurian barang-barang minimarket di salah satu minimarket wilayah Telukjambe Timur, Karawang, pada Kamis (30/3) sore. Dari laporan, komplotan ini berhasil membawa kabur handphone milik karyawan." tulis info Karawang di akun instagramnya dilansir SuaraGarut.id, Sabtu (1/4/2023).
Baca Juga: Sinopsis dan Link Nonton Bidadari Bermata Bening, Series Religi Terbaru Viu
Sebelumnya, Aksi pencurian terjadi di sebuah toko di Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pelaku pencurian berhasil menggondol sebuah laptop seharga belasan juta rupiah.
Dalam aksinya, pelaku yang terdiri dari tiga orang berpura-pura akan membeli saat toko sedang ditinggal pembelinya.
Memanfaatkan situasi tersebut, seorang pria yang masuk mengenakan masker lalu mengambil sebuah leptop yang tersimpan di sebuah penyimpanan.
Sementara dua pelaku lainnya berjenis kelamin perempuan mengawasi situasi saat pelaku pria mengambil laptop.
Informasi diterima SuaraGarut.id aksi pencurian tersebut terjadi pada Hari Kamis (30/3/2023).
Pemilik toko, Krisna Gustia mengatakan, pelaku pencurian berjumlah tiga orang. Satu orang laki-laki dan dua orang perempuan.
Berita Terkait
-
Komplotan Pencuri Beraksi di Jalan Cimanuk Garut, Laptop Seharga Belasan Jutan Berhasil Digondol
-
Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Hari ini, Sabtu 1 April 2023 di Kabupaten Garut, Siang Sampai Malam Diguyur Hujan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Ramadan, Hari ini Sabtu 01 April 2023 untuk Wilayah Kabupaten Garut
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?