SUARA GARUT - Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, berhasil menyelamatkan aksi pemasungan terhadap Warga Sukawangi, Kecamatan Singajaya, berinisial "P" berusia sekitar 60 tahun.
Pria tua itu sebelumnya, dikurung oleh keluarganya sendiri karena sering mengamuk dan dianggap telah meresahkan masyarakat.
Pemasungan dilakukan keluarga, karena keterbatasan biaya untuk berobat.
"Yang bersangkutan (P), sudah kami bawa ke Rumah Sakit Jiwa Cisarua Bandung untuk menjalani pengobatan," ujar Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro, dalam keterangan pers, Jumat, 7 April 2023.
Rio mengaku untuk biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung jajaran Polres Garut.
Tak hanya itu polisi juga memberikan bantuan berupa sembako kepada keluarga P.
Sebelum dibawa ke Bandung, Jajaran Polsek Singajaya telah melakukan pengonatan, dan konsultasi dengan Puskesmas setempat.
"Hasilnya, "P" harus mendapatkan perawatan di rumah sakit jiwa." ujarnya
Menurut Rio, aksi sosial kepolisian ini sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat.
Baca Juga: Duduk Perkara Firli Bahuri yang Bikin Ulah Lagi, Kini Bocorkan Dokumen Rahasia Kasus ESDM
Dia mengaku polisi akan membantu masyarakat yang tengah mengalami kesusahan.
"Saya harap masyarakat mau melapor kalau ada yang kesusahan, kami akan berusaha memberikan pelayanan terbaik," Ujar Rio.
Ketua Ulama Majelis Ulama (MUI) Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Tata Tajudin, mengaku cukup terbantu dengan yang dilakukan Kepolisian terhadap warganya.
Keresahan warga terhadap penderita gangguan jiwa sudah mulai tertangani.
Sementara pihak keluarga mendapatkan bantuan biaya pengobatan.
"Kami sangat berterima kasih kepada pa Kapolres telah membantu masyarakat di desa," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sakit Hati Ortu Dihina Jadi Motif Pria di Pandeglang Habisi Nyawa Sang Pacar
-
Ingin Beli Skin Epic Impian? Ini 5 Cara Cepat Beli Diamond Mobile Legends Lewat GoPay Games
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Sinopsis The Hunt: Perburuan Manusia oleh Kelompok Elit Demi Kesenangan, Tayang di Netflix
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Stefan Keeltjes Masuk Nominasi Best Coach Pegadaian Championship 2025/2026
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Korban Skandal Kiai Cabul Ndholo Kusumo Pati Tak Perlu Takut, Ombudsman dan LPSK Jamin Perlindungan