SUARA GARUT - Hasil kelulusan pasca sanggah PPPK guru 2022, yang resmi di umumkan 14 April 2023, dinilai sebagian kalangan honorer sungguh membingungkan.
Bukan hanya itu, bahkan ada sebagian diantara mereka yang merasa kecewa atas hasil yang diterima berdasarkan pengumuman tersebut.
Ada sebagian dari mereka menyebut proses tahapan seleksi PPPK guru, terjadi human eror, hingga semrawut dan memusingkan mereka.
Pasalnya, keputusan hasil sanggah yang baru-baru ini diumumkan, justru membuat hati mereka gundah gulana.
Hal ini salah satunya disampaikan Siti Sobariah, salah satu guru honorer P1, di Kabupaten Garut.
Kata Dia, pada awalnya dinyatakan lulus dalam seleksi ASN PPPK 2022, akan tetapi kelulusannya kemudian dibatalkan Kemdikbud usai pengumuman pasca sanggah.
Peristiwa ini, mungkin dirasakan oleh rekan-rekan yang senasib, baik di Garut, maupun di daerah lain.
"Awalnya bahagia, karena sudah dinyatakan lulus, namun kemarin tiba-tiba dibatalkan," kata Siti Sobariah, pada garut.suara.com, pada Senin, (17/04/2023).
Kabar itu, tentu membuatnya histeris, bagaikan disambar petir di siang bolong.
Baca Juga: Prajurit Gugur di Papua, Komisi I: Sudah Waktunya Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Diundangkan
Dirinya, bersama sembilan orang lain, merupakan peserta seleksi yang terkena pembatalan atau dinyatakan tidak lulus pasca hasil sanggah.
"Kami, belum paham permasalahanya apa?, sebabnya apa,?," kata Siti.
Sebelumnya, Siti, dan juga yang lain merasa yakin dan optimis akan segera mengikuti pemberkasan mengisi DRH.
Karena dirinya telah mengeluarkan sejumlah uang untuk biaya pemeriksaan kesehatan.
Kini, dia dan juga yang lain, kini tengah berupaya melakukan pembelaan, atas apa yang diterimanya, setidaknya mengetahui permasalahanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
Terkini
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
Jung Hae In Diincar Perankan Agen Properti VIP di Drama Lucky Seoul
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman
-
7 Cara Memilih Pompa Air yang Hemat Listrik untuk Rumah Tangga, agar Tagihan Tidak Membengkak
-
Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global
-
5 Koleksi Tas Hermes Erling Haaland, Seri Birkin Jadi Favorit Sang Striker
-
5 Pilihan Frame Kacamata yang Cocok untuk Wajah Bulat Berhijab, Dapat Review Sempurna