SUARA GARUT - Bupati Garut, Rudy Gunawan, melantik 1.605 tenaga kesehatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Garut, Jawa Barat.
Pelantikan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Kami berharap dengan dilantiknya 1605 tenaga kesehatan menjadi PPPK ini, dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan di Garut," kata Rudy dalam sambutannya, pada, Senin (17/04/2023).
Bupati Rudy mengungkapkan jika para tenaga kesehatan memang pantas mendapat kejelasan status kepegawaiannya terlebih sudah menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 beberapa tahun kebelakang.
"Selamat, ini tentunya yang rekan-rekan nakes (tenaga kesehatan) tunggu-tunggu setelah sekian lama mengabdi," ujarnya.
Ini sebetulnya masih kecil jika dibanding pengorbanan para nakes Sambung Bupati Rudy, terlebih pada saat penanganan Covid-19 kemarin.
"Bahkan ada sebagian rekan nakes yang meninggal dunia," Kata Rudy
Prosesi pelantikan dilakukan di lapangan Otto Iskandar Dinata Garut pada Senin, (17/4/2023).
Hadir para pejabat daerah, perwakilan dari Kementerian Kesehatan, serta keluarga dan kerabat dari para tenaga kesehatan yang dilantik.
Baca Juga: Cara Mudah Tukar Uang Baru Saat Lebaran 2023, Ada Juga di Jalur Mudik!
Rudy mengungkapkan, pihaknya telah melakukan seleksi ketat dalam menentukan tenaga kesehatan yang berhak menjadi PPPK.
Kriteria yang dipakai antara lain kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, serta integritas dan dedikasi terhadap profesi kesehatan.
"Saya yakin, para PPPK yang dilantik hari ini adalah orang-orang yang terbaik dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Garut," ujar Rudy.
Sebagai informasi, program PPPK merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam mengatasi permasalahan tenaga kerja di sektor publik.
Program ini memberikan kesempatan kepada tenaga honorer atau kontrak untuk memiliki status kepegawaian yang lebih baik dan hak-hak yang lebih jelas.
Dengan dilantiknya 1605 tenaga kesehatan menjadi PPPK di Garut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan tenaga kesehatan yang ada di Garut.A.Muhram.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Perajin Menjerit! Batik Indonesia Dibajak Vietnam, Merek Lebih Dulu Didaftarkan di Luar Negeri
-
Serum atau Moisturizer Dulu? Panduan untuk Kulit Sehat dan Glowing
-
Beban Usaha Meningkat, DPR Usul Omzet UMKM Bebas Pajak Naik Jadi Rp75 Juta
-
Kakanwil Pastikan Layanan Imigrasi Lebih Dekat untuk Masyarakat Padangsidimpuan
-
Bos BCA Sindir Penemuan Emas 74Kg di Rumah Eks Jampidsus: Kurang Pintar
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Target PLTS 100 GW: Bisakah Bali, NTB, dan NTT Memimpin Transisi Energi Indonesia?
-
5 Rumah Rusak Akibat Cuaca Ekstrem di Binjai
-
Terinspirasi Kisah Nyata, Film AUTOPSY: Dead Body Can Talk Kupas Misteri Lewat Ruang Autopsi
-
Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025