SUARA GARUT - Masih ingat kasus yang menimpa Yudo Andreawan pria aseng si pembuat onar disana-sini, kepada Polisi dia mengaku mengalami gangguan kejiwaan.
Sebelumnya dikabarkan Yudo Andreawan di bekuk Kasubdit ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Yuliansyah.
Yudo Andreawan di tangkap Polisi karena dilaporkan telah membuat onar disana - sini.
AKibat ulahnya kini, Yudo Andreawan resmi menyandang status sebagai tersangka.
Terakhir Yudo ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan di sebuah mal di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Meski dilaporkan telah banyak melakukan keonaran, termasuk sempat memaki-maki anggota Polisi Polsek Menteng, namun Polisi Fokus pada laporan penganiayaan yang di lakukanya di Mal kawasan Tanah Abang.
Polisi kata Kompol Yuliansyah, baru pemeriksaan kemarin, setelah itu di bawa kedokter.
"Kita belum gali kasus yang lain termasuk soal pacar halusinasinya," kata Kompol Yuliansyah, seperti dihimpun garut.suara.com, pada Senin, (17/04/2023).
Saat dilakukan pemeriksaan, Yudo mengaku mengalami mental disorder, akibat terobsesi wanita cantik, belakang wanita itu dokter gigi bernama dokter Paras Relita.
Baca Juga: Dukung Satgas RAFI, Kilang Pertamina Plaju Jaga Keandalan Kilang
Oleh sebab itu, Yudo sambung Kompol Yuliansyah, berulah kesana -sini, dengan melakukan berbagai keonaran.
"Dia mengaku mengalami mental disorder," kata Yudo Andreawan seperti ditirukan Kompol Yuliansyah.
Perbuatan yang selama ini dilakukan Yudo, berdasarkan pengakuanya, karena dorongan dari penyakit mental disorder," kata Kompol Yuliansyah.
"Dia melakukannya karena terdorong oleh gangguan kejiwaan," ujarnya.
Dia kata Yuliansyah, sempat memperlihatkan resep dokter, terkait obat gangguan kejiwaan.
Meski sudah dibawa ke Rumah sakit untuk dilakuka observasi, sambung Yuliansyah kepolisian tidak serta merta mempercayainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim