SUARA GARUT - Bagaikan ketiban madu di bulan penuh barokah, ribuan guru honorer Kab Tasikmalaya mendapat kado terindah dari Bupati Tasikmalaya.
Sebuah bentuk penghargaan, dan tanda kasih sayang kepala daerahnya kepada 4,5 ribu guru honorer Kab Tasikmlaya.
Pasalnya, Bupati Ade Sugianto menggelontorkan insentif daerah (Insenda) untuk guru dan tendik honorer non kategori II dilingkungan Pemkab Tasikmalaya.
Dikonfirmasi, pada Selasa, (18/04/2023) Ketua Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan (FHGTK) Kab Tasikmalaya, Tete Suherman, menyebutkan mereka menerima Insenda sebesar 1.5 juta rupiah.
Angka itu cukup membuat mereka bahagia, ditengah Pegawai ASN heboh mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR).
"Ini kado terindah bagi kami, terutama yang akan mengakhiri statusnya sebagai honorer," kata Tete.
Tahun 2023, kata Tete merupakan tahun ketiga, mereka mendapatkan Insenda dari Pemkab.
"Insya Allah Kab Tasikmalaya, segera mensejahterakan GTK non ASN," tandasnya.
Tete mengucapkan trimakasih kepada Pemerintah Daerah, semua Stakeholder yang mendukung program ini.
Baca Juga: Debat dengan Ahmad Dhani, Once Mekel Akhirnya Ngalah Tak Bawakan Lagu Dewa 19 Lagi
"Trimakasih atas kepedulianya, pa Bupati, Pa Kadisdikbud, Insenda telah cair, ditengah ASN cair THR," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
-
Kelulusan Dibatalkan Pasca Hasil Sanggah, 10 Guru Honorer P1 di Garut, Histeris: Tidak Paham Permasalahanya Apa?
-
Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Bantah Guru Honorer Dipecat Karena Menuntut Gaji Dibayar
-
Kembali Rekrut ASN PPPK 2023, Ini Tiga Poin Penting Yang Ingin Dicapai Menteri Nadim Soal Penuntasan Guru Honorer
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen