SUARA GARUT - Berbagai terobosan terus dilakukan Kemendikbudristek dalam menuntaskan permasalahan guru honorer.
Menurut Menteri Nadim, dirinya mendapat tugas khusus dari Presiden Jokowi untuk menuntaskan masalah honorer terutama guru.
Salah satunya Kemendikbudristek kembali merekrut guru honorer untuk diangkat menjadi ASN PPPK formasi 2023.
"Saya diamanahkan Presiden Jokowi untuk menuntaskan masalah honorer, hingga tahun ini kembali merekrut guru honorer menjadi ASN PPPK," kata Nadim, Sabtu (15/04/2023).
Diakui Menteri Nadim, permasalahan honorer makin terurai, meski banyak sandungan dan tantangan dalam prosesnya.
Menteri Nadim menegaskan setidaknya ada tiga poin penting yang ingin dicapai melalui rekrutmen guru ASN PPPK.
1. Perubahan status guru honorer menjadi ASN PPPK diharapkan membawa dampak perubahan jaminan kesejahteraan ekonomi bagi guru.
Perubahan tersebut meliputi adanya kepastian gaji dan mendapatkan tunjangan profesi.
2. Dengan berubahnya status dimungkinkan guru dapat mengikuti program-program peningkatan kompetensi dan sertifikasi.
Baca Juga: Prediksi Puncak Arus Mudik Pada H-3 Lebaran, Bandara YIA Optimis Bakal Ada Kenaikan Trafik
3. Dapat memberikan solusi kebutuhan guru di daerah.
Menteri Nadim menyebutkan, rekrutmen pertama kali dilakukan disaat Indonesia tengah dilanda pandemi Covid-19.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, pemerintah mengangkat 513 ribu honorer menjadi ASN PPPK.
Hal tersebut membuktikan pemerintah ingin memberikan kesempatan pada honorer mendapat kesempatan luas dan adil memperjelas statusnya.
Terobosan yang dilakukan menurut emas Menteri Nadim, yakni penyedian ratusan ribu formasi guru ASN PPPK.
Pemerintah pusat menyediakan gaji melalui DAU, sementara daerah fokus pada pemenuhan kebutuhan guru.
Di samping itu, memberikan kesempatan tiga kali seleksi, yang tidak berbayar bagi guru honorer.
"Hal lain yang dilakukan diantaranya memebrikan afirmatif, untuk memudahkan guru honorer mendapatkan skor cukup sehingga lulus menjadi ASN PPPK," pungkasnya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter