SUARA GARUT - Kekayaan yang ada di Indonesia salah satunya adalah tentang cara pandang umat Islam untuk menentukan awal bulan Qomariyah atau Hijriyah.
Pernyataan itu kerap terdengar terutama terkait penyelenggaran ibadah yang berhubungan dengan, Ramadhan, Syawwal, dan Zulhizah, menggunakan metode Hisab atau Rukyat.
Dua metode antara Hisab dan Rukyat di Indonesia kerap digunakan dalam menentukan awal bulan Hijriyah, atau awal bulan Sawwal.
Lembaga Falakiyah PBNU, menjadikan hisab sebagai salah satu dasar penentuan bulan baru dalam tahun Qamariyah.
Hisab merupakan metode falak hitungan numerik-matematika yang digunakan untuk menetapkan awal bulan Hijriyah tanpa verifikasi faktual, atau rukyah hilal.
Metode falak tersebut merupkan hipotesis verifikatif yang belum konklusif.
Dalam prakteknya menurut, Thomas Djmaluddin, seorang profesor Riset Astronomi-Astrofisika hisab dianggap akurat bergantung pada pilihan kriterianya.
Secara Astronomi titik temunya adalah kriteria imkan rukyat atau kemungkinan bisa di rukyat.
Atau visibilitas hilal atau keterlihatan hilal, kriteria imkan rukyat, sesungguhnya kriteria hisab berdasarkan data rukyat jangka panjang.
Baca Juga: MU Disingkirkan Sevilla dari Liga Europa, Erik Ten Hag Akui Skuatnya Bikin Kesalahan
Bagi pengamal hisab, kriteria itu menjadi dasar pembuatan kalender, Oleh sebab itu keduanya dirangkul dengankriteria yang sama.
Sementara itu, rukyatul hilal merupakan pengamatan atau observasi terhadap hilal.
Hilal sendiri merupakan lengkungan bulan sabit paling tipis yang berkedudukan pada ketinggian rendah di atas ufuk barat pasca matahari terbenam (ghurub) dan bisa diamati.
Ada tiga cara mengamati dalam melihat hilal, yaitu, mengandalkan mata telanjang, mata dibantu alat optik, hingga alat optik terhubung ke sensor atau kamera.
Dari cara tersebut, keterligatan hilal terbagi menjadi tiga bagian, mulai dari kasatmata telanjang, (bil Fi'li), kasatmata teleskop, dan kasat-citra.
Nahdlatul Ulama (NU) memosisikan metode falak (hisab) sebagai alat bantu dalam pelaksanaan rukyatul hilal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Masuk Kerja Lagi Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Melawan 'Magical' Biar Nggak Malas Gerak
-
Bank Sumsel Babel Ingatkan Bahaya Modus Penipuan Pasca Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai
-
Prancis vs Brasil: Panggung Pembuktian Kylian Mbappe Sebelum Piala Dunia 2026
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Hindari Macet Tol Cipali Malam Ini, Pemudik Disarankan Keluar di Cirebon dan Lewat Pantura
-
Keluhan Pemudik Asal Bogor, Terjebak Macet Horor di Tol Cipali Malam Ini
-
'Mau Abang Culik?', Bocoran Chat Oknum Kader HMI yang Dikaitkan dengan Dugaan Pelecehan
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Abdul Wahid Disidang, Publik Singgung Dinamika Politik Senggol SF Hariyanto
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak