SUARA GARUT - Pelarian preman bengis asal Garut, Dadang Buaya berakhir setelah ditangkap oleh Tim Sancang Polres Garut.
Dadang Buaya atau Dadang Sumarna kini berada di Sel Tahanan Mapolres Garut untuk dimintai keterangan.
Penangkapan Dadang Buaya setelah aksi sadisnya membacok dua warga Pameungpeuk Garut hingga terkapar.
Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, Dadang Sumarna alias Dadang Buaya sudah ditangkap Tim Sancang Polres Garut beberapa jam setelah aksi penganiayaan dilakukan.
"Ditangkap kemarin langsung ditahan. Sekarang sedang dimintai keterangan," kata Kapolres Garut kepada wartawan, Rabu (26/4/2023).
Dadang Buaya, kata Kapolres, ditangkap usai melakukan aksi premanisme dengan cara membacok dua warga di kawasan Miramareu, Pameungpeuk, Garut.
"Dua korban pembacokan Dadang Buaya yaitu Roni dan Opid alias Eyang. Saat ini keduanya dirawat di rumah sakit," ujarnya.
Selain Dadang Buaya, kata Kapolres, saat ini satu orang tersangka lainnya sudah diamankan.
"Besok kita konfrensi pers kronologi dan para tersangka lainnya setelah penyidikan selesai," pungkasnya.(*)
Baca Juga: CEK FAKTA: Dihargai Rp 1 M, Nyawa Ayah Bima Yudho Diincar Advokat Gindha Ansori, Benarkah?
Berita Terkait
-
Nekad Mudik dari Bandung Menuju Kebumen, Seorang Kakek Meninggal Dunia di Malangbong Garut
-
Telan Anggaran Rp.14 Miliar, Jalan di Wilayah Cihurip Menuju Singajaya Garut Segera Diperbaiki
-
Waspada Penyakit ini Setelah Lebaran, Puskesmas Selaawi Garut Obati 102 Pasien dengan Keluhan Sama. Begini Cara Menghindarinya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Gentrifikasi Piring: Saat Makan Murah Menjadi Barang Mewah
-
Terpopuler: Kompetitor Beringas Siap Libas R15, Motor Listrik BGN Jadi Sorotan
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Piala Dunia 2026: Henry Ramal Argentina, Prancis, dan Spanyol Mendominasi, Siapa Juaranya?
-
Lewat Musik di Album Terbaru, Grego Julius Dekatkan Umat pada Bunda Maria
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
4 Shio yang Diprediksi Penuh Keberuntungan dan Energi Positif pada 8 Mei 2026
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?