SUARA GARUT - Aksi Tik Toker, Bima yang menyebut Megawati Soekarno Putri dengan sebutan janda mendapat respon dari pegiat sosial media, Denny Siregar.
Menurut Denny Siregar, sebutan janda untuk Megawati Soekarno Putri adalah meremehkan bahkan melecehkan.
Sebelumnya, Tik Toker Bima mengunggah video wawancara Ganjar pranowo dengan Najwa Shihab. Tapi ada satu kata dari dia yang menyebut janda.
"Lagian disuruh ngomong sama itu janda janda satu itu lo nurut Aduh udah deh nggak usah takut ini kapur," ujar Tik Toker, Bima dilansir garut.suara.com, Kamis (27/4/2023).
Ungakapn itu lantas menjadi sorotan Denny Siregar, menurutnya sebenarnya tak ada masalah juga sih label janda atau label duda disematkan kepada seseorang yang sudah berpisah dengan pasangannya entah itu karena dia cerai atau karena meninggal.
Tapi tekanan kata janda dari si tiktoker itu, kata Denny, menunjukkan kalau dia meremehkan bahkan melecehkan seorang ibu yang saya yakin telunjuknya itu mengarah kepada Megawati Soekarnoputri Presiden ke-5 Republik Indonesia.
Menurutnya, Megawati merupakan pemimpin partai terbesar PDI Perjuangan dan satu-satunya wanita di tengah dominasi kaum pria di elit partai.
Denny pun menyarankan agar Bima belajar dan bisa membedakan antara kritikan dengan hinaan.
"Coba bedakan antara kritikan dengan hinaan karena kritikan itu selalu berbicara tentang program sedangkan hinaan itu selalu urusannya personal juga," katanya.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis