SUARA GARUT - Calon Presiden Anies Baswedan menghimbau kepada para pendukungnya untuk tidak menanggapi pernyataan yang menyudutkan dirinya. Alasannya agar tidak terjadi perpecahan selama masa pemilihan Presiden nanti.
Anis mengaku saat ini banyak yang memutar balikan fakta dan melakukan fitnah terhadap dirinya. Salah satunya yakni bahwa dirinya disebut Intoleran dan merupakan golongan Islam garis keras.
"Jangan dibantah, pernyataan-pernyataan kita balas dengan kenyataan," ujar Anis di Gedung Intan Balarea, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin, 1 Mei 2023.
Menurut Anis yang harus dilakukan saat ini adalah melakukan perubahan terhadap Indonesia agar kedepannya lebih baik dan maju.
Dia juga mencontohkan pembangunan yang telah dilakukan pada saat menjabat Gubernur DKI Jakarta, seperti pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS).
Pembangunan yang dilakukannya selama ini telah merubah wajah DKI Jakarta. Pembangunan serupa akan dilakukan di wilayah lainnya bila terpilih menjadi Presiden nanti.
Kedatangan Anies ke Garut ini digagas oleh Forum Ka'bah Membangun yang merupakan para tokoh dan Ulama. Forum ini merupakan relawan yang akan mengusung Anis maju sebagai Calon Presiden.
Kegiatan Anis ini diikuti pula oleh para Calon Legislatif dari tiga partai pendukung, yakni Demokrat, PKS dan Nasdem. Agenda kegiatan yang dilakukan diantaranya Qiroah Al Ijazah dan Doa bersama. (*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Kasus Ibu Ancam 2 Anak Kandung Pakai Pisau di Padang Berujung Damai
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai