SUARA GARUT - Polisi sudah memeriksa tiga orang terkait kasus teror bom ke rumah Dadang Buaya.
Selain itu juga, Polisi mengevakuasi anak dan istri Dadang Buaya di ungsikan ke tempat yang dirahasiakan.
Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan pelemparan bom molotov oleh orang yang selama ini benci terhadap Dadang Buaya.
"Tapi itu bukan alasan pembenaran perbuatan main hakim sendiri. Itu tindakan yang kita sayangkan," kata Kapolres Garut, Selasa, (2/5/2023) di Mapolres.
Buntut peristiwa teror bom tersebu, Polres Garut telah memeriksa tiga orang yang diduga pelakunya.
"Kita akan bertindak hati-hati dalammenyampaikannya. Kita tidak mengenal sebab akibat dalam hukum pidana. Karena tindakan itu berdiri sendiri," ujarnya.
Kapolres mengaku masih mempertimbangkan aspek antropologi dan sosiologi masyarakat setempat.
"Hukum juga kita lihat, aspek antropologi masyarakat bagaimana aspek sosioligi masyarakat bagaimana. Sehingga itu nanti kami ramu, apakah ini berkembang ke mana," ungkapnya.
Kapolres menjanjikan, minggu depan kasus ini sudah bisa dinaikkan sebagai tersangka. Untuk sementara baru tiga orang.(*)
Baca Juga: Hardiknas 2023, Puan Minta Optimalkan Pengangkatan Guru Honorer Jadi ASN PPPK
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal