SUARA GARUT - Upaya meningkatkan Pendidikan di Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat salah satunya dengan menurunkan angka kemiskinan.
Sepintas mungkin akan bertanya bagaimana korelasi menurunkan angka memiskinan dengan memajukan Pendidikan.
Sektor Pendidikan didalamnya adalah pelaku pendidikan, yakni guru, oleh sebab itu, meningkatkan kesejahteraan guru sama dengan menurunkan angka kemiskinan.
Untuk meningkatkan pelayanan pendidikan terutama diaerah pedalaman, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi konsen mensejahterakan guru.
Pasalnya, jika masyarakatnya cerdas, gurunya sejahtera, maka angka kemiskinan dinilai akan menurun, tak ayal pendidikan pun akan maju.
Oleh sebab itu, upaya mensejahterakan guru, dilakukan dengan merubah status guru honorer menjadi guru ASN.
Setidaknya saat ini, 1,300 guru honorer diangkat pemkab Mamuju menjadi ASN PPPK.
Selain itu kata Sutinah, adanya pengangkatan guru ASN PPPK, dapat menutupi kekurangan guru khusunya daerah terpencil di Mamuju.
"Diharapkan dengan pengangkatan ASN PPPK dapat memajukan pendidikan," kata Sutinah dikutif garut.suara.com dari halaman JPNN pada Kamis, (4/05/2023).
Baca Juga: Airlangga Tegas Mau Fokus Realisasi Koalisi Besar, Anies Baswedan Ketar-ketir?
Pemerintah Mamuju sambung Sutinah Suhardi, terus mendorong memajukan pembangunan otonomi daerah.
"Menurunkan angka kemiskinan, dan melaksanakan pembangunan sumber daya manusia dengan memajukan pendidikan," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo