SUARA GARUT - Legislator Praksi PAN Gurpardi Gaus dari Komisi II DPR RI, meyayangkan banyaknya PPPK Teknis yang gagal dalam rekrutmen ASN formasi 2022.
Menurut Politisi PAN itu, tingginya nilai ambang batas yang harus terpenuhi oleh peserta seleksi PPPK tenaga teknis 2022, disebut-sebut penyebab gagalnya mereka menjadi ASN.
Banyaknya peserta yang gagal dalam seleksi PPPK teknis 2022, diketahui Guspardi Gaus, saat menerima keluhan dalam audiensi yang digelar pihaknya secara daring.
"Keluhanya soal passing grade atau nilai minimal ambang batas terlalu tinggi." kata Guspardi Gaus dikutif garut.suara.com pada Kami, (4/05/2023) dari halaman JPNN.
Oleh sebab itu, dia meminta pemerintah untuk melakukan evaluasi proses seleksi PPPK tenaga teknis 2022.
Dia menyebutkan formasi tenaga teknis terancam banyak yang tidak terisi.
Mereka kata Guspardi mengeluhkan kondisi di lapangan, secara presentase banyak yang tidak mampu memenuhi batas minimal nilai ambang batas.
"Jika tidak dievaluasi akan banyak PPPK tenaga teknis 2022 yang gugur massal," ujarnya.
Hal itu, kata Guspardi Gaus, tidak boleh terjadi, karena akan merugikan tenaga teknis honorer.
Baca Juga: Profil Abdur Arsyad, Komika yang Heboh Diamankan Pihak Berwajib Setelah Turun dari Panggung
Melaui komunikasi secara daring dengan forum PPPK teknis, dia meminta menyurati Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas.
Terkait fenomena banyaknya tenaga teknis yang tidak lolos ujian karena terganjal passing grade yang tinggi.
"Slahkan surat tersebut di tembuskan kepada Komisi II DPR RI, agar bisa ditindak lanjuti," cetusnya.
Formasi tenaga teknis jangan sampai dibiarkan tidak terisi, agar tidak mengganggu kerja.
Terlebih pemerintah saat ini tengah gencar melaksanakan program proyek strategis nasional di seluruh tanah air. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC