SUARA GARUT - Hari ini,Sabtu 6 Mei 2023, Pangeran Charles dan Putri Camilla secara resmi menjadi Raja dan Ratu Inggris.
Melansir dari cbsnews, upacara peletakan mahkota kerajaan kedua pasangan keluarga kerajaan Inggris ini dilaksanakan dalam suatu upacara bersejarah dan sakral di Westmimster Abbey,London
Upacara penobatan tersebut dihadiri lebih dari 2000 tamu undangan dan disaksikan secara langsung oleh jutaan pemirsa televisi lokal dan global.
Upacara penobatan raja dan ratu sesuai dengan tradisi kerajaan Inggris yang sudah berabad-abad namun disesuaikan dengan kondisi zaman.
Upacara peletakan mahkota kerajaan dipimpin oleh Uskup Agung Canterbury, Justin Welby.
Sebelum meletakkan mahkota di kepala Raja Charles, Uskup Agung memimpin doa.
"Raja dari segala raja,Tuhan dari segala t tuan, mohon berkati kami. Mahkota ini, dan kuduskanlah hambamu Charles, yang di atas kepalanya hari ini engkau menempatkannya untuk tanda keagungan kerajaan,"
" Agar dia dimahkotai dengan kebaikanmu dan dipenuhi dengan rahmat yang melimpah dan semua kebajikan pangeran, melalui dia yang hidup dan berkuasa atas segala sesuatu,satu Tuhan,dunia tanpa akhir.Amin."
Setelah Raja Chales III dinobatkan,selanjutnya dilakukan peletakan mahkota Mary ke atas kepala Ratu Camilla.
Dan akhirnya dia resmi menyandang gelar Queen Camilla.
Dengan penobatan tersebut,kini Kerajaan Inggris memiliki raja baru bergelar King Charles III dan Queen Camilla setelah kematian ibunya Ratu Elizabeth II,tanggal 8 Desember 2022.
Tampak dalam upacara tersebut sosok Pangeran Louis, putra kedua Pangeran William dan Kate Middleton duduk dibangku Westminter Abbey.
Sementara itu Presiden Biden sebagai sekutu Inggris, memberikan ucapan selamat kepada Raja Charles III dan Ratu Camilla pada penobatan tersebut.
Biden menulis ucapan selamat kepada Raja Charles III melalui akun twitternya @POTUS.
Joe Biden tidak terbang ke London untuk menghadiri penobatan, tetapi ibu negara Jill Biden berada di antara para tamu di Westminster Abbey.
Setelah acara penobatan tersebut, Raja Charles III dan Ratu Camilla keluar meninggallan Westminster Abbey diiringi lagu kebangsaan 'God Save The King'.
Selanjutnya pasangan Raja dan Ratu baru itu berangkat menuju Istana Buckingham dengan prosesi upacara mewah diiringi kereta kencana, sambil menyapa seluruh rakyat Inggris yang menyaksikan.(*)
Editor: Farhan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
-
Metode Baca Bareng di Taman: Cara Ibu-Ibu Jagakarsa Mengajarkan Anak Mencintai Buku Tanpa Paksaan
-
Wakil Bupati Jadi Tersangka Korupsi Rp18 M, Lucky Hakim Bungkam saat Ditanya soal Keterlibatannya
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
5 Filter Air Keran untuk Saring Bau dan Kotoran, Air Lebih Jernih untuk Kebutuhan Rumah Tangga
-
Mengapa Pertarungan Lini Tengah Jadi Penentu Hidup-Matinya Inggris vs Ghana?
-
Mimpi Bebas Banjir! Akhirnya Pompa Rawa Buaya akan Dibangun Setelah Bertahun-tahun Diabaikan
-
Purbaya Sepakat Polisi Hukum Pelaku Impor Pakaian Bekas Ilegal Pakai UU Pengelolaan Sampah
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
-
Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai