SUARA GARUT - Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan sekaligus Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berharap, jika ada penghapusan honorer, maka harus dilakukan secara bertahap.
Jika, pemerintah pusat benar-benar akan melaksanakan UU ASN Nomor 5 Tahun 2014, dan PP Nomor 49 Tahun 2018, maka per 28 November 2023, posisi honorer harus sudah dihapus.
Meski begitu,rencana penghapusan honorer oleh pemerintah pusat tersebut, sempat mendapat respon Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo.
Bacapres dari PDI Perjuangan itu, menuturkan daerah akan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah pegawai di instansi.
Ganjar Pranowo menilai melonjaknya tenaga honorer, karena negara belum mampu menyediakan pegawai ASN sesuai kebutuhan.
Pemerintah daerah menyiasatinya dengan mengangkat tenaga honorer untuk menutupi kebutuhan pegawai.
Menurut Ganjar Pranowo kalaupun harus ada penghapusan Non ASN, dirinya berharap dilakukan secara bertahap, dan mempertimbangkan faktor sebaran tenaga pendidik.
Pasalnya kebutuhan tenaga pendidik di beberapa daerah masih cukup tinggi.
"Kalau honorer saya kira mesti ada tahapannya, ya karena kalau langsung dihapus, dan tenaganya kurang kita akan menyulitkan," kata Ganjar di kutip garut.suara.com dari chanel YouTube milik Humas Jateng.
Baca Juga: 4 Manfaat Kulit Semangka bagi Kesehatan, Rugi kalau Ngga Baca!
Apalagi kata Ganjar kalau kita bicara tenaga pendidik, guru kurangnya masih banyak, termasuk persebarannya.
"Kalau kita mau hitung, terus kemudian disebarkan, Biasanya sih kalau disebarkan agak jauh ya harus negosiasi dulu dengan personilnya," kata ganjar.
Yayasan Yang menaungi sekolah swasta lanjut Ganjar, diminta untuk lebih memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidiknya.
"Banyak sekali swasta yang bagus, tapi pendapatan yang belum bagus," kata Ganjar dari chanel YouTube Humas Jateng.
Yayasan katanya, diminta untuk lebih perhatian khususnya dalam managerial, dan kesejahteraannya.
"Ini menurut saya menjadi penting dan itu bisa di subsidi silang sebenarnya," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
4 Brightening Moisturizer Jumbo di Bawah Rp74 Ribu, Bikin Cerah Bebas Kusam
-
Jadi Sorotan Publik, Doyoung NCT Hadir di Acara Pemerintahan saat Wamil
-
Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa
-
WFA Pasca Lebaran 2026 Diberlakukan, 36 Ribu Pemudik Masuk ke Jogja
-
7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran
-
Jangan Asal Panaskan Opor Sisa Lebaran, Ahli Gizi Ungkap Bahaya Kanker Mengintai!
-
Nangis Tak Bisa Bertemu Anak saat Lebaran, Insanul Fahmi Sentil Wardatina Mawa Soal Eksploitasi
-
Pengemudi Fortuner Mabuk Tabrak Beruntun Sejumlah Motor di PIK, Dua Orang Tewas