SUARA GARUT - Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi, yang akan digelar di Istora Senayan Jakarta pada Minggu, 14 Mei 2023 mendatang menuai kritikan.
Pengamat politik Rocky Gerung meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melarang acara tersebut, alasannya karena dianggap sebagai persiapan pemilu padahal pendaftaran calon Presiden belum dimulai.
Bila tidak ada larangan, acara serupa akan banyak bermunculan di daerah sehingga mengganggu jalannya tahapan Pemilu yang saat ini masih dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Kegiatan itu hanya sebagai pemanasan politik yang tidak ada gunanya. Jadi tolong berhenti," ujar Rocky Gerung dalam Chanel YouTubenya seperti dikutip suara.garut.com, Kamis, 11 Mei 2023.
Kegiatan Musra ini juga dinilai untuk hanya menggoyang koalisi partai yang tengah terjadi saat ini. Seperti diketahui beberapa partai telah bergabung dan menjajaki satu sama lain untuk mengusung calon presiden.
Partai yang sudah mulai berkoalisi diantaranya PDIP dengan PPP mengusung Ganjar Pranowo, Gerindra dan PKB mengusung Prabowo Subianto, sedangkan Partai Demokrat, Nasdem dan PKS mengusung Anies Baswedan.
Rencananya acara Musra ini akan dihadiri sekitar 30.000 relawan yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Pada kesempatan itu para relawan juga akan menyerahkan tiga calon nama presiden ke Jokowi Widodo, yakni Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto.
Sebelumnya Ketua Dewan Pengarah Musyawarah Rakyat, Andi Gani Nena wea mengatakan ketiga calon presiden yang akan diserahkan ke Jokowi itu merupakan hasil musyawarah yang telah digelar di 30 provinsi. (*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Inzaghi Seumbar Inter Milan Bisa Cetak Gol Lebih Banyak ke Gawang AC Milan
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
-
Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya
-
5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan
-
Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray