SUARA GARUT - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Garut, Jawa Barat, rawan terjadi money politik.
Alasannya karena tidak ada aturan yang tegas bila terjadi kecurangan bagi-bagi uang itu kepada pemilih.
Selain itu juga tidak adanya Badan Pengawas seperti pada pelaksanaan pemilihan legislatif ataupun pemilihan presiden.
Namun meski begitu, bukan berarti politik uang itu diperbolehkan dalam Pilkades yang akan dilaksanakan Senin, 15 Mei 2023 besok.
"Aturannya memang tidak ada. Tapi kalau ada yang melakukan politik uang bisa dilaporkan ke Aparat Penegak Hukum," ujar Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, di Mapolres Garut, Minggu 14 Mei 2023.
Untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkades ini semua Dinas dan instansi di lingkungan pemerintah kabupaten Garut disebar ke tiap desa.
Pemerintah juga meliburkan perkantoran pada hari Senin besok. Tujuannya agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya di desa masing-masing.
Pengaman Pilkades juga melibatkan lebih dari 2 ribu personil dari TNI/Polri untuk di sebar di 82 desa yang ada di 28 Kecamatan. (*)
Editor: Farhan
Baca Juga: Berikan Layanan Terbaik, Qlola by BRI Tambah Sejumlah Fitur Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting