SUARA GARUT - Forum Aliansi Guru dan Karyawan (Fagar) Kabupaten Garut Jawa Barat, kembali menggelar aksi turun kejalan, Pada, Rabu, (24/05/2023).
Dikonfirmasi melalui akun WhatsApp, Ketum DPP Fagar Adeng Sukmana membenarkan pihaknya kembali menyuarakan aspirasi anggotanya ke Jakarta.
Adeng Sukmana menyebutkan tujuan mereka adalah mempertanyakan kelanjutan nasib honorer K2, guru Passing grade, serta tenaga pendidik(tendik) yang belum terakomodir ASN PPPK.
"Saat ini kami akan menuju kantor KemenpanRB, untuk bertemu Menteri Abdullah Azwar Anas," kata Adeng Sukmana melalui akun WhatsApp.
Diketahui sebelumnya, jumlah Kuota ASN PPPK guru tahun 2022 sebanyak, 3,326, namun ada diantara mereka yang belum terakomodir meski sudah lulus passing grade.
Mereka ada yang batal penempatan, atau tidak mendapatkan formasi pada seleksi ASN PPPK guru 2022.
Selain itu, mereka mempertanyakan kelanjutan nasib honorer K2,baik yang sudah PG, maupun non PG, serta nasib tendik.
Terpisah Ketua DPC Fagar Kecamatan Malangbong dalam pesan singkat yang beredar di group WhatsApp, aksi turun kejalan tersebut diikuti oleh honorer se-Indonesia.
Pantauan garut.suara.com, mereka berkumpul di silang monas Jakarta menuju beberapa kantor pejabat negara, terutama yang terkait dengan ASN PPPK.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Cafe di Klaten, Cocok untuk Nongkrong dengan Budget Minim
Salah satu tuntutan yang disuarakan mereka adalah meminta pemerintah segera menurunkan regulasi khusus terkait penyelesaian sisa honorer Kategori II, seluruh Instansi pusat maupun daerah.
Setidaknya terdapat 180,797 sisa honorer K2 se-indonesia yang belum lulus CPNS 2013. (*)
Berita Terkait
-
Jalan Terjal Menteri PAN RB, Selesaikan Masalah Honorer: Dulu Jumlahnya 400 Ribu, Sekarang 2,4 Juta
-
Dana Trasnfer Pusat Tidak Mencukupi, Tunjangan Khusus Guru Pedalaman di Daerah Ini Terkena Imbas, Begni Strategi Disdik
-
Pertek NIP PPPK Belum Terbit, Guru PG Tasikmalaya Berharap Bisa Selesai Sebelum Bupati Ade Sugianto Ibadah Haji
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Putus Peran Tengkulak, Kopdes Bakal Jadi Penampung Tangkapan Nelayan
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Proyeksi IHSG Usai Rp789 Miliar Dana Asing Kabur, Saham BUMI Disorot
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias