SUARA GARUT - Menteri PAN RB, sepertinya tengah di kejar target sebelum jatuh tempo penghapusan tenaga honorer pada 28 November 2023 mendatang.
Seperti diketahui, tersisa enam bulan kedepan sesuai PP Nomor 49 2018, honorer harus segera di hapus.
Namun, tampaknya tidak mudah bagi sang Menteri untuk melaksanakan amanat undang-undang dengan menghapuskan tenaga honorer begitu saja.
Meski jauh-jauh hari Menteri Anas tersebut telah mengeluarkan empat prinsip dalam menuntaskan masalah honorer.
Akan tetapi, tidak semudah membalikan kedua belah telapak tangan untuk melaksanakan empat prinsip penanganan masalah honorer tersebut.
Terlebih kata Menteri Anas, jumlah tenaga honorer dari waktu kewaktu terus bertembah, padahal dulu jumlahnya hanya 400 ribu, saat ini malah mencapai 2,4 juta orang.
Ditengah upaya Menteri Anas menyelesaikan persoalan pegawain non ASN, masalah lain juga bterus berdatangan silih berganti.
Menteri Anas mengaku dirinya acap kali mendapat laporan pemerintah daerah (Pemda), terkait seleksi ASN PPPK.
Menurutnya, laporan tersebut mulai dari yang minta passing grade, hingga anggaran yang belum cair dari Kementerian Keuangan.
Baca Juga: Brantas Abipraya Bangun Jalan Tol Penghubung Sumsel dengan Jambi
"Laporan silih berganti, mulai dari yang minta passing grade diturunkan, hingga anggaran keuangan yang belum turun," kata Menteri Anas dari deticfinace.
Menurut Menteri Anas, daerah agar menyurati kementerian Keuangan jika terkait anggaran.
Soal fokus dirinya terkait penuntasan pegawai Non ASN, dia mengaku saat ini masih menggodok serangkaian opsi terbaik. (*)
Berita Terkait
-
FIX! Guru Honorer P-2 dan P-3 Wajib Tes CAT UNBK, Jika Ingin Diangkat ASN PPPK 2023, Begini Kata Prof. Nunuk Suryani
-
Gawat! Ternyata Tidak Semua Guru Honorer Bisa Diangkat ASN PPPK, Simak Begini Kriterianya
-
Tuntaskan Masalah Honorer Sebelum 28 November 2023, Begini Komitmen Pemerintah Pusat Kata Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
Geger Spanduk 'Tangkap Jokowi' Bertebaran di Lebak Jelang Kunjungan ke Banten
-
Karhutla Sumsel Terus Meluas, Mengapa Muba dan Ogan Ilir Jadi Titik Terparah?
-
Generasi Muda Disebut Jadi Kunci Hadapi Tantangan Perubahan Iklim hingga Ketahanan Pangan
-
Dakwaan Dibatalkan Hakim, Jaksa Kembali Limpahkan Perkara dr Tifa ke PN Jakarta Timur
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total