SUARA GARUT - Menjelang penghapusan tenaga honorer 28 November 2023, Dinas Pendidikan Kabupaten Garut mengajukan 6000 formasi tenaga guru.
Pengajuan tenaga guru sebanyak 6 ribuan tersebut menurut Ketum Fagar Adeng Sukmana dilakukan untuk menyelesaikan sisa guru honorer khususnya yang sudah terdata dalam dapodik.
Adeng Sukmana menjelaskan, pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan honorer baik, kategori 2, maupun yang sudah lulus passing grade sampai tuntas.
Terkait penyelesaian sisa honorer K2 kata Adeng akana da sistem khusus dalam perekrutannya.
"Untuk Honorer K2, pemerintah akan memberlakukan sistem khusus dalam perekrutanya," kata Adeng Sukmana kepada garut.suara.com, pada Kamis,(25/05/2023).
Adeng yang juga salah satu honorer K2 tersisa yang masih berstatus guru non ASN itu memastikan Fagar akan terus mengawal penyelesaian honorer tersebut.
Akan tetapi kata Adeng, untuk tenaga pendidikan (tendik) administrasi akan disesuaikan dengan regulasi, jika ada ajuan daerah.
"Untuk tendik honorer, akan ada regulasi tahun ini, jika ada pengajuan dari pemda masing-masing sesuai dengan syarat yang ditentukan panitia seleksi nasional (Panselnas)," ujarnya.
Lebih jauh kata Adeng, baik HK2, maupun tendik akan ada aturan khusus.
Baca Juga: Apakah Orang yang Berkurban Tidak Boleh Makan Daging Kurban saat Idul Adha? Ini Penjelasannya
Terlebih kata dia untuk tendik syarat utama harus memiliki kualifikasi D3 dan S1, disamping memiliki sertifikat keahlian yang linear dengan pendidikan dan satuanya.
Fagar kata Adeng dipastikan berusaha meminimalisir, dengan berbagai persiapan agar tidak sampai tercecer lagi.
Gayung bersambut, ditengah pemerintah berkomitmen dengan program satu juta guru, Bupati Garut turut mendukung dengan kebijakan ini.
Tak hentinya Bupati Garut terus memperjuangkan nasih tenaga honorer, hingga penyelesaianya benar-benar tuntas. (*)
Berita Terkait
-
Ajuan Formasi Guru PPPK Dari Daerah Minim, Begini Terobosan Menteri Nadim dan Deputi SDM Kemenpan RB
-
Anggota Komisi X DPR RI, Ferdiansyah Mendesak Mendikbudristek Soal Kebutuhan Guru PPPK di Dapil, Kader Muda Golkar Dadan Wildan Bilang Ini
-
Komisi X DPR RI Gelar RDP Penuntasan Guru Honorer, Menteri Nadim Beberkan Tiga Pilar Solusi Permanen, Poin Dua Bikin Sekolah Happy
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Wajib Vaksin Sebelum Mudik Lebaran! IDAI Ingatkan Risiko Campak Meningkat Saat Libur Panjang
-
Lebih Indah dari Dialog di Film, Sheila Dara Janji Tetap Pilih Vidi Aldiano di 10 Ribu Kehidupan
-
Pemerintah Masih Kaji Batas Nikotin dan Tar Produk Tembakau
-
Kuartal I Nihil IPO, BEI Pede Perdagangan Saham Tetap Ngebut
-
Emiten SMRA Sulap 850 Hektare di Gading Serpong Jadi Kawasan Hunian Terpadu
-
Pemerintah Bangun Ratusan Toilet dan Revitalisasi Sekolah di Kawasan Transmigrasi
-
5 Tips Membagi Waktu Kunjung ke Rumah Orang Tua dan Mertua saat Lebaran
-
Polda Metro Jaya Buka Posko Khusus, Cari Saksi Teror Air Keras Aktivis KontraS
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 15 Maret 2026: Banjir Gems dan Pemain OVR 117 Gratis
-
CORE Wanti-wanti Ekonomi RI Bisa Menderita Efek Perang Iran-AS