SUARA GARUT - Bukannya mencari solusi terbaik untuk mengganti ijazah milik siswa tidak mampu yang hilang, SMAN 6 Garut malah sibuk membuat alibi dan menutupi kesalahan.
Belakangan ini, SMAN 6 Garut menyangkal telah melakukan penahanan ijazah milik siswa tidak mampu saat dikonfirmasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar.
Anggota DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi terus melakukan upaya untuk memperjuangkan nasib siswa tidak mampu yang ijazahnya hilang saat ditahan oleh SMAN 6 Garut karena nunggak iuran.
Menurut Enjang Tedi, dirinya telah melakukan konfirmasi ke Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat terkait ijazah siswa tidak mampu yang hilang di SMAN 6 Garut.
Namun menurut Enjang, dari hasil konfirmasinya, pihak sekolah menyangkal telah melakukan penahanan ijazah milik siswa tidak mampu karena nunggak iuran.
"Pihak sekolah menyangkal telah melakukan penahanan ijazah," kata Enjang Tedi kepada wartawan, Sabtu (27/5/2023).
Selain itu, Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Disdik Jabar agar persoalan ini ada titik terangnya.
"Dalam komunikasi yang dilakukan, Disdik Jabar berjanji akan mengevaluasi tata cara penyerahan ijazah kepada siswa di setiap sekolah. Peristiwa ini jadi pembelajaran agar tidak terulang di kemudian hari," kata Enjang Tedi, Sabtu (27/5/2023)
Menurut Enjang, Disdik Jabar dengan tegas akan menindak sekolah yang masih melakukan praktik penahanan ijazah siswa yang menunggak iuran.
Baca Juga: Liga 1 Ingin Gunakan VAR, Exco PSSI: Perangkatnya Rumit, Tidak Segampang yang Diomongkan
"Disdik Jabar menegaskan bahwa penahanan ijazah siswa itu tidak dibenarkan. Sekolah tidak boleh menahan ijazah siswa apapun alasannya," ungkapnya.
Kemudian saat diklarifikasi oleh Disdik, kata Enjang, pihak sekolah menyatakan jika penahanan ijazah milik siswa tidak mampu itu tidak pernah terjadi.(*)
Berita Terkait
-
SMAN 6 Garut Teledor Hilangkan Ijazah Siswa Tidak Mampu Karena Nunggak Iuran, Dewan Pendidikan: Kita Konfirmasi ke Sekolah
-
Sekolah Berkilah dari Tanggung Jawab, Disdik Jabar Berikan Solusi Atasi Masalah Ijazah Siswa Tidak Mampu yang Hilang di SMAN 6 Garut
-
Ijazah Milik Siswa Tidak Mampu Hilang di SMAN 6 Garut, FPPP Khawatir Digunakan untuk Tindak Kejahatan
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Beli Sofa melalui TikTok, Warga Pekanbaru Tertipu Rp300 Juta
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia