SUARA GARUT - Cuitan Denny Indrayana mengenai informasi adanya rencana putusan MK yang akan mengembalikan sistem pemilu ke proposional tertutup, berujung pelaporan ke pihak kepolisian.
Denny Indrayana dianggap telah melakukan tindakan membocorkan rahasia negara oleh para pelapor.
Namun faktanya tidak semua publik mendukung tindakan laporan tersebut.
Hampir lebih 90 persen netizen justru mendukung informasi yang disampaikan Denny Indrayana.
Dilansir dari kanal Youtube Refly Harun, Refly menyatakan bahwa sekitar 94 persen publik mendukung Denny Indrayana dan hanya 4 persen saja yang menolak.
Data tersebut berasal dari hasil polling yang dilakukan oleh Refly Harun pada RH Polling dengan sampel hampir 51.000 orang.
Cuitan Denny Indrayana itu kemudian dilaporkan oleh sekelompok orang atas nama Paguyuban Bakal Calon Anggota DPR dan DPRD (BCAD).
Menurut Refly, dia sendiri tidak tahu siapa itu Paguyuban BCAD yang dikoordinasi Musa Emyus.
"Namun disinyalir kelompok itu merupakan orang-orang Partai Demokrat kubu Moeldoko," kata Refly.
Baca Juga: Mengintip Konsep Pembangunan Sustainable Development di Kawasan Industri Jababeka
Dalam pernyataannya di kanal Youtubenya, Refly menyatakan bahwa lebih dari 96 persen yang memberikan dukungan terhadap Denny Indrayana. Sementara itu hanya 4 persen yang menolak.
"As usual orang-orang yang dekat dengan kekuasaan, yang dekat dengan istana, mantan-mantan pejabat publik biasanya menyesalkan tindakan Dennny Indrayana," ujar Refly.
Namun civil society, netizen sebagian besar mendukung Denny Indrayana dan tidak melihat itu sebagai sebuah kejahatan yang pantas dilaporkan ke polisi.
Refly berpendapat bahwa yang mendukung Denny Indrayana hanya mewakili keingintahuan publik.
Menurut Refly hanya 4 persen yang menolak tindakan Denny agar mendengarkan suara rakyat yang mayoritas mendukung.
"Tolong dengarkan suara rakyat, kecuali para buzzer pendukung kekuasaan atau orang-orang yang tidak melihat bangsa ini sedang sakit," ujar Refly.
Pantauan garut.suara.com, pada kolom komentar di kanal youtube Refly Harun sebagian besar netizen tampak mendukung tindakan Denny tersebut
"Kami rakyat Indonesia mendukung prod Deni Indrayana mempunyai pikiran yang sehat untuk menyelamatkan bangsa dan negara tercinta dari oligarki," tulis Nursyi***.
"Semangat bung Deny Indrayana,rakyat masih berharap kepada orang-orang yang masih pake hati nurani demi NKRI," kata netizen Ring**B**.
"1000% setuju dengan langkah Prof.Indrayana," tulis Ad*
Sebagai pakar hukum tata negara, Refly Harun pun menyoroti tindakan MK yang dirasakan lebih menjadi pendukung kekuasaan daripada menjadi penjaga konstitusi. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Pentingnya Belajar Ilmu Agama, Pasutri Pamer Batal Puasa karena Lupa Mandi Junub
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan untuk Mudik Lebaran 2026
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Pangkalan AS, Timur Tengah di Ambang Eskalasi
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
Sequis Life Gelar Customer Gathering untuk Perkuat Hubungan Nasabah
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Tuhan Nggak Butuh Pengacara: Belajar Beragama "Santuy" tapi Berisi Bareng Mbah Nun
-
HP Rp 1 Jutaan, REDMI A7 Pro Resmi di Indonesia: Baterai 6.000mAh, HyperOS 3
-
Aktivis Muhammad Husein Ungkap Tanda-Tanda Perang Sebelum Israel Bombardir Iran