/
Jum'at, 02 Juni 2023 | 10:05 WIB
PDIP Garut Tandai Harlah Pancasila Dengan Pembelian Tanah Untuk Janda Duafa (Foto: SUARA GARUT/ Jay)

SUARA GARUT - Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan  (PDIP) Kabupaten Garut, Jawa Barat,  membelikan sebidang tanah untuk Ibu Ati janda miskin warga Kp. Sawahbera, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi.

"Pembelian tanah harus dilakukan, karena bu Ati bersama ketiga anaknya tinggal di rumah sangat tidak layak huni, diatas tanah orang lain," kata Ketua DPC PDIP Garut, Yudha Puja Turnawan, Kamis 01/06/2023).

Karenanya bu Ati tak akan mungkin mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, imbuhnya. 

Dikatakan Yudha, selain membelikan sebidang tanah untuk Ati, pihaknya juga berbagi tali asih dengan membagikan sembako kepada para lansia duafa yang ada di kampung tersebut.

Momentum peringatan Harlah Pancasila itu sengaja digelar PDIP di kampung sawahbera, Desa Cimareme, Kecamatan Banyuresmi.

" Peringatan ini digelar ditengah tengah rakyat, karena sudah menjadi komitmen PDI Perjuangan untuk selalu bersama rakyat," katanya

Dikatakannya, peringatan hari lahir Pancasila di tengah pemukiman warga itu, sebagai manifestasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut dalam mengimplementasikan nilai luhur Pancasila dalam keseharian, dan bagian dari ikhtiar membumikan Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dijelaskannya, pertama kali DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut  mengunjungi Ati di tanggal 4 April 2023, atas laporan warga.

"Pada saat itu kami memberikan sembako dan santunan uang untuk ibu ati. Kemudian kondisi ibu ati ini saya laporkan ke Pokja respon kasus sentra terpadu pangudi luhur, salah satu unit kerja kemensos RI," ujarnya. 

Baca Juga: Denise Chariesta Hamil 4 Bulan Tapi Perutnya Gak Membesar, Normalkah Begitu?

Alhamdullillah kondisi ibu ati kata Yudha sudah mendapatkan atensi dari kemensos RI, beliau dibantu usaha warung oleh kemensos RI.

Kemensos RI sambung Yudha mengalami hambatan untuk menetapkan Ati sebagai penerima manfaat Program Rumah Sejahtera Terpadu, sebab Ati mendiami rumah di tanah bukan miliknya.

Dalam sambutan peringatan Hari Lahir Pancasila, selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut, Yudha berikan amanat, setiap kader PDI Perjuangan harus mengedepankan Gotong royong dan menghadirkan politik yang penuh dengan kemanusiaan.

"Setiap kader bisa memperkuat solidaritas sosial, memperkokoh kegotongroyongan warga. Harus tertanam di benak setiap kader bahwa kerja untuk rakyat adalah skala prioritas terpenting," pungkasnya. (*)

Editor: SENO

Load More