SUARA GARUT - Hipertensi atau tekanan darah tinggi telah menjadi salah satu penyakit yang semakin memprihatinkan di masyarakat.
Dilansir dari laman promkes.kemkes.go.id, dr Johanes David Hendrijanto, menekankan pentingnya upaya pencegahan dalam mencegah hipertensi dan mengurangi risiko komplikasi serius yang dapat mengancam kesehatan.
Jika seseorang memiliki riwayat atau faktor risiko hipertensi, seperti riwayat keluarga atau gaya hidup yang tidak sehat, penting bagi mereka untuk berkonsultasi dengan dokter.
"Gejala-gejala hipertensi seperti nyeri kepala, nyeri dada, pusing, sulit bernafas, mual, muntah, penglihatan kabur, dan irama jantung tidak normal sering kali muncul ketika tekanan darah mencapai atau melebihi angka ≥180/≥120 mmHg. Oleh karena itu, kontrol sebelum gejala muncul menjadi krusial," ungkap dr. Johanes yang dikutip garut.suara.com, Sabtu, 3 Juni 2023.
Namun, mengapa begitu penting untuk mencegah kondisi hipertensi ini sejak dini?
Selain menjadi penyebab utama kematian dini, hipertensi juga diketahui memiliki banyak komplikasi serius dengan tingkat kematian yang signifikan.
Beberapa komplikasi yang dapat muncul akibat hipertensi antara lain penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, gagal ginjal kronis, atrial fibrilasi, serta kematian.
Untuk mencapai keberhasilan dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi, kerjasama antara pasien dan dokter sangat penting.
Disiplin dalam mengatur pola hidup sehat juga menjadi faktor penentu keberhasilan. Berikut 5 tips berharga untuk mencegah hipertensi dan mengurangi risiko komplikasi serius:
Baca Juga: Puan Maharani Ingatkan Kebijakan Kelas Rawat Inap Standar BPJS Kesehatan Tak Persulit Rakyat
1. Mengadopsi Pola Makan Sehat
Konsumsi makanan rendah garam, tinggi serat, dan rendah lemak jenuh dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Hindari makanan olahan dan kemasan yang mengandung sodium tinggi.
2. Olahraga Teratur
Aktivitas fisik yang teratur seperti berjalan kaki, berlari, atau berenang dapat membantu menjaga berat badan yang sehat dan menurunkan tekanan darah.
3. Mengelola Stres
Stres dapat memengaruhi tekanan darah. Temukan cara-cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau aktivitas relaksasi lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
The Hunger Games: Sunrise in the Reaping Tampil Lebih Gelap, Ini Bocoran Trailernya
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Polda Kepri Tetapkan Bripda AS Tersangka, Inilah Kronologi Tewasnya Polisi Muda
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Hadirkan Fitur Tebus Gadai di BRImo
-
BRI Luncurkan Fitur Tebus Gadai di BRImo, Promo 10% Sampai Juni 2026
-
Jelang Lawan PSG, Szoboszlai Tantang Fans Liverpool: Percaya Gak The Reds Bisa Comeback?
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia