SUARA GARUT - Telah dirilis sebelumnya oleh garut.suara.com bahwa pembukaan pendaftaran ASN CPNS, dan CPPPK ada penundaan.
Akan tetapi saat ini tanda-tanda pelaksanaan pembukaan pendaftaran ASN baik CPNS maupun CPPPK tampaknya mulai ada titik terang.
Hal ini terungkap saat Forum Guru P1 PGRI pembatalan Nasional bertandang ke akntor Kementerian PAN RB beberapa waktu lalu.
Forum Guru P1 PGRI Pembatalan Nasional Dewi Nurpuspitasari saat bertandang ke Kantor Kementerian PN-RB diterima Plt Asisten Deputi Manajeman Talenta dan Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Kemenpan-RB Syamsul Rizal.
Menurut Dewi Nurpuspitasari mereka ingin memperjuangkan nasib 3,043 guru P1 yang dibatalkan penempatanya oleh Kemendikbudristek.
Mereka mempertanyakan kelanjutan nasib guru P1 batal penempatan pada seleksi PPPK guru 2022 lalu kepada pemerintah jelang rekrutmen PPPK 2023.
Berdasarkan keterangan Kemenpan-RB yang ditirukan Dewi Nur Puspitasari, rekrutmen ASN 2023 baik CPNS maupun CPPPK pengumumannya diperkirakan paling lambat Juli mendatang.
Keterlambatan itu kata Dewi karena akan ada rakor pembahasan terkait regulasi penempatan PPPK, sesuai dengan formasi yang ada di daerah.
Selain itu, dalam rakor akan dibahas pula terkait syinkronisasi kebijakan dalam pengusulan formasi dari masing-masing daerah.
Baca Juga: Profil Hakim Anwar Usman, Buka Suara soal Penolakan Sistem Pemilu
Kemenpan-RB kata Dewi mendorong agar 51 daerah yang belum mengusulkan formasi agar segera menindaklajuti.
Sementara terkait nasib P1 batal penempatan maupun seluruhnya yang sudah lulus passing grade tergantung pada tersedianya formasi di daerah.
"P1 batal penempatan maupun P1 pada umumnya menurut pak Syamsul tergantung pada formasi yang tersedia dari masing-masing daerah," kata Dewi dikutip dari JPNN.
Terkait dites atau tidak yang sudah P1 kata Syamsul ditirukan Dewi akan didasarkan pada sistem perangkingan terhada nilai yang sudah ada sebagai acuan.
Namun jika formasi dari daerah tidak tersedia, maka guru P1 tersebut tidak bisa ditempatkan.
"Kemungkinan penempatan di daerah sendiri akan sulit jika formasi dari daerah tidak tersedia," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Jadwal Seleksi CPNS dan CPPPK 2023 Belum Dapat Dipastikan Terlaksana Juni 2023, Begini Penjelasan Kemenpan RB
-
Honorer Diminta Mendekati Pemda, Ada Kabar Baik Soal Guru PG P1 Begini Katanya
-
Kabar Gembira Untuk Guru PG P1 Kemenpan RB Beri Kesempatan Ketiga Untuk Pemda Usulkan Formasi PPPK 2023, Begini Katanya
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Kunci Jawaban Ekonomi Kelas XI Halaman 73: Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia
-
Persija Jakarta Janji Lepas Mauro Zijlstra Kembali Ke Eropa Jika Ada Tawaran Klub Benua Biru
-
5 Day Cream Cegah Tanda Penuaan Usia 35 Tahun, Wajah Kenyal dan Bercahaya
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
Terpopuler: Konteks Jokowi dan Sri Mulyani di Epstein Files, Rekomendasi HP Murah untuk Ojol
-
Terpopuler: Daftar Tokoh Indonesia di Epstein Files, Cara Mengaktifkan Kembali BPJS Kesehatan PBI