/
Selasa, 06 Juni 2023 | 12:35 WIB
Inara Rusli memang menjadi pusat perhatian netizen usai membongkar dugaan perselingkuhan yang dilakukan Virgoun. Psikolog tanggapi hal tersebut. (Tangkap layar Youtube SCTV)

SUARA GARUT - Sosok perempuan cantik, Inara Rusli belakangan ini memang menjadi pusat perhatian publik usai membongkar dugaan perselingkuhan yang dilakukan Virgoun.

Buntut aksinya tersebut adalah gugatan cerai Virgoun ke pengadilan dan memaksa Inara Rusli untuk banting tulang agar tidak kehilangan hak asuh anak.

Merasa sebagai istri yang tersakiti, Inara Rusli tentu menuai banyak simpati dari para warganet. Bahkan diundang ke berbagai acara.

Sayangnya, semakin sering tampil dan mengumbar aib rumah tangganya dengan Virgoun justru berbuntut komentar pedas.

Salah satu pernyataan tentang Virgoun yang dikritik pedas oleh netizen adalah ketiga Inara menjelaskan masa lalu suaminya tersebut.

Melihat hal tersebut seorang psikolog, Sani Budiantini memberikan tanggapan atas komentar-komentar netizen kepada Inara Rusli.

Menurutnya, sebagai seorang publik figur perlu mempertimbangkan tindakan yang akan dilakukan sebelum akhirnya diungkapkan.

“Sebagai public figure tentunya segala tindak tanduk apa yang diungkapkan tentu ada penilaian dari netizen. Netizen memiliki image yang terbentuk dari publik figure,” ucap Sani Budiantini dilansir dari kanal Youtube SCTV pada Senin 5 Juni 2023.

Tak hanya itu, Sani mengatakan salah satunya jika terlalu sering mengumbar aib akan adanya dampak boomerang terhadap publik figur tersebut. Hal itu dinilai akan berdampak buruk terhadap pasangan selanjutnya.

Baca Juga: Mr P Suami Terlalu Gede dan Sering Bikin Nyeri Saat Bercinta? Seksolog Sebut Tanda Belum Terangsang

Sehingga, sebagai seorang psikolog, Sani Budiantini memperingatkan kepada publik figur agar tetap mengontrol tindakan.

“Oleh karena itu disarankan sebagai publik figur harus tetap mengontrol apa yang diungkapkan, yang diucapkan terutama mengenai dirinya, keluarganya, termasuk mantan pasangannya,” tambahnya. (*)

Editor: Firman

Load More