SUARA GARUT - Menjadi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK, kini mulai menjadi primadona setiap guru honorer, terutama mereka yang sudah banyak makan asam garam sebagai guru honorer.
Meski perlakuan terhadapa guru PPPK berbeda dengan pendidik yang berstatus PNS.
Guru dengan status PNS di akhir pengabdian sebagai ASN akan menerima jaminan pensiun di hari tuanya.
Sedangkan guru PPPK sama sekali tidak menerima jaminan pensiun, selain mendapatkan perlindungan jaminan hari tua yang di kelola PT. Taspen.
Hal tersebut sebagaimana diatur dalam pasal 75 ayat 1 PP Nomor 49 Tahun 2018 yakni guru PPPK mendapatkan jaminan hari tua.
Pemberian jaminan hari tua bagi guru PPPK tersebut dilaksanakan sesuai dengan sistem jaminan sosial nasional.
Sebelumnya sempat di beritakan garut.suara.com, saat ini di kabupaten Garut khususnya angkatan pertama tahun 2019 beberapa guru ASN PPPK telah memasuki batas usia pensiun (BUP).
Satu diantaranya menurut pengurus Perhimpunan guru PPPK Acep Iim, berkas JHT nya telah dilayangkan ke PT. Taspen Persero.
Sementara sisanya kata Acep, masih menunggu Surat Keputusan (SK) penetapan pensiun dari BKD.
Baca Juga: Kesibukan Masyarakat Bekerja Jadi Tantangan Atasi Masalah Sampah di DKI Jakarta, Kok Bisa?
"Garut baru satu orang guru yang berkasnya sudah masuk ke Taspen. Yang lain belum menerima SK Penetapan pensiun dari BKD," kata Acep kepada garut.suara.com beberapa waktu lalu di Garut.
Acep menjelaskan sejauh ini belum mengetahui kejelasan nominal yang akan diterima guru asal Kecamatan Tarogong Kidul tersebut.
Menurut Acep yang bersangkutan baru bertugas dua tahun sebagai ASN PPPK, namun harus berhenti karena memasuki masa BUP.
"Meski baru dua tahun bekerja sebagai ASN PPPK guru tersebut berhak mendapat perlindungan JHT," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara