SUARA GARUT - Menjelang waktu shalat subuh, sedikitnya dua unit rumah warga di kawasan Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut ludes terbakar.
Insiden kebakaran tersebut tepatnya terjadi sekira pukul 04.30 WIB di Kampung Sukamukti, RT 03/02, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu 7 Juni 2023.
Menurut Amar Ma'ruf salah seorang ketua RW di Desa Situsaeur, insiden terbakarnya dua unit rumah warga itu awalnya diketahui saat warga sekitar hendak menunaikan shalat subuh.
"Awalnya kebakaran diketahui warga saat akan shalat berjamaah subuh ke mesjid. Warga sempat panik melihat kobaran api yang cukup besar," kata Amar Ma'ruf, yang akrab disapa Kang Amay.
Dikatakannya, berkat kesigapan masyarakat dalam merespon musibah kebakaran, kobaran api bisa dipadamkan dalam tempo kurang dari satu jam.
"Alhamdulillah, berkat kesigapan masyarakat dalam merespon musibah kebakaran ini, api dapat dipadamkan kurang dari satu jam, sehingga tidak merembet ke rumah penduduk lainnya," ungkap Amay.
Menurut Amay, proses pemadaman api dilakukan cukup cepat. Sedikitnya ada tiga unit armada pemadam kebakaran dari Disdamkar Garut yang diterjunkan dalam mengatasi musibah ini.
Sementara itu, akibat kebebakaran tersebut dilaporkan tidak ada korban jiwa, hanya saja kerugian materil yang diderita korban dipastikan tidak sedikit.
Untuk penyebab kebakaran sendiri Amay belum bisa memastikan karena masih dalam penanganan pihak kepolisian.
Baca Juga: Sidang Cerai Digelar Lagi Hari Ini, Inara Rusli Sebut Akan Ada Kejutan
"Kalau korban jiwa tidak ada. Hanya kalau kerugian materi saya taksir cukup besar. Untuk penyebabnya belum bisa dipastikan karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkas Amay. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation
-
Terjepit Harga Bahan Baku Naik dan Gelombang PHK, Omzet Pengusaha Kopi Sidoarjo Anjlok 50 Persen
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes