Suara.com - PT Adhimix Ready Mix Concrete (RMC) Indonesia, anak usaha dari PT Adhimix Precast Indonesia, meluncurkan aplikasi online Adhimix Retail. Lewat aplikasi tersebut badan usaha atau konsumen perseorangan bisa memesan beton siap pakai.
Pelanggan B2B dan B2C dapat memesan beton siap pakai dan turunannya melalui berbagai fitur yang disediakan aplikasi secara mudah (user friendly) dan aman (secure) layaknya aplikasi on demand lainnya.
Aplikasi ini memiliki beberapa fitur unggulan, diantaranya ketersediaan produk secara real-time, opsi sistem pembayaran (termasuk paylater), tracking kendaraan angkut beton berbasis google map, surat jalan siap unduh, hingga saran mutu beton.
Beton siap pakai berkualitas tinggi diolah di pabrik beton khusus (batching plant) menggunakan mesin berteknologi tinggi dengan berbagai persyaratan konstruksi yang ketat seperti resistensi, finish and management melalui rasio variabel semen, air, dan agregat dalam campuran dengan kualitas dan bahan semen yang telah teruji agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Direktur Adhimix RMC Indonesia, Yoppi Yanuar mengatakan, aplikasi online Adhimix Retail akan menjadi ujung tombak layanan produk dan solusi beton retail siap pakai kualitas terbaik bagi pelanggan B2B atau B2C skala kecil maupun menengah.
"Sekarang memesan beton siap pakai kualitas terbaik untuk mengecor rumah, pabrik/gudang, jalan utama dan lingkungan, ruko, kantor, kolam renang, atau struktur konstruksi lainnya menjadi sangat mudah, efisien, dan aman," ujarnya di Jakarta, Selasa (6/6/2023).
Adhimix Retail menjadi pelopor aplikasi on demand beton siap pakai dan turunannya dengan kualitas terbaik paling lengkap di Indonesia. Sejak tahap soft launch beberapa waktu lalu, aplikasi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi perusahaan, yaitu sebesar 20% dari total transaksi.
Sementara jumlah pelanggan yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi ini sebesar lebih dari 27.000 pengguna aktif. Pengguna aplikasi paling besar ditempati Jakarta (63%), Bekasi (25,9%), Tangerang (11%), Depok (9%), Bandung (7,6%), Surabaya (4,7%), Semarang (2,5%), dan Bogor (2,3%).
Profil aplikasi Adhimix Retail tahun 2022 menunjukkan bahwa 60% pelanggan berasal dari badan usaha/B2B dan 40% pelanggan berasal dari perorangan/B2C. Dengan fokus pekerjaan pada konstruksi pabrik sebesar 31%, rumah tinggal 26%, ruko/kantor sebesar 24%, dan sisanya 19% pada pekerjaan infrastruktur/jalan lingkungan. Sedangkan dari sisi gender sebanyak 30% wanita dan 70% adalah pria.
Baca Juga: Berpeluang Jadi Lahan Bisnis, GMC Gelar Pelatihan Merajut Benang di Bulukumba
Kontribusi nilai transaksi melalui aplikasi Adhimix Retail diharapkan dapat terus meningkat seiring kualitas aplikasi yang aman untuk bertransaksi, dukungan ekosistem pra produksi dan pasca produksi, serta layanan pelanggan Adhimix Retail selama 24 jam 7 hari penuh.
Termasuk layanan tenaga ahli beton siap pakai, kerja sama pihak perbankan dan financial technology/fintech, serta proses pembuatan beton siap pakai yang telah tersertifikasi dan berbasis komputer.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?