SUARA GARUT - Pasca ramainya kasus seorang anak SMP berinisial SFA yang mengkritik Pemkot Jambi, kini sang pelapor yang bernama Gempa malah menjadi sasaran empuk netizen.
Seperti diberitakan sebelumnya seorang anak perempuan dibawah umur dilaporkan oleh seseorang bernama Gempa dengan UU ITE karena mengkritik Pemkot Jambi di media sosial Tik Tok milik SFA.
Tiktoker SFA merasa kesal karena rumah neneknya rusak oleh getaran truk milik perusaahan China yang bekerja sama dengan Pemkot Jambi atas pembangunan proyek tertentu.
Kritik tersebut berujung dengan pelaporan kepada kepolisian oleh Gempa, dengan dugaan melanggar UU ITE.
Namun, kini pelapor yang bernama Gempa, malah menjadi sasaran netizen karena statusnya yang rangkap jabatan.
Dikutip dari akun Tiktok @zupriner, tampak unggahan sosok Gempa dengan caption.
"yang lagi viral anak SMP lawan perusahaan dan pemkot jambi."
"Mari kita dukung pemecatan orang ini, dikritik anak SMP keok kaya ayam sayur," demikian bunyi caption di akun tersebut.
Sosok Muhammad Gempa Awaljon Putra yang kerap disapa Gempa diduga menyalahi sistem ketatanegaran.
Pelapor anak SMP pengkritik Pemkot Jambi tersebut, ternyata memiliki jabatan sebagai Kepala Bagian Hukum Pemkot Jambi sekaligus menjabat sebagai jaksa aktif di Kejaksaan Negeri Jambi.
Baca Juga: 5 Jaksa Sidang Kasus Haris-Fatia Disebut Bohong dan Layani Luhut, Begini Pembelaan Kejagung
Secara hukum ketatanegaraan Gempa menjabat sebagai eksekutif sekaligus sebagai yudikatif.
Netizen pun ramai mengomentari keanehan rangkap jabatan tersebut.
Selain itu, netizen pun menyoroti harta kekayaan pejabat Jambi tersebut.
"Ayo KPK datang ke Jambi," tulis @jamal**
"Proses bos," komentar @mamat***
"harta kekayaannya harus diusut KPK dan tim audit," cuit @muh****
Berita Terkait
-
5 Jaksa Sidang Kasus Haris-Fatia Disebut Bohong dan Layani Luhut, Begini Pembelaan Kejagung
-
Natalia Rusli Dituntut Jaksa 1 Tahun 3 Bulan, Begini Respons Korban Penipuan KSP Indosurya Verawati Sanjaya
-
Viral! Bikin Ngakak, Emak-emak Jemaah Haji dari Indonesia Ngajak Jemaah Haji Asal Afrika untuk Main ke Soreang
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Dari OOTD Pagi sampai Midnight Vibes, Galaxy A37 5G Bikin Konten Tetap Estetik Seharian
-
Film Anime Mononoke 3 Rilis Trailer Baru, Siap Tayang Mei 2026 di Jepang
-
Tren Pet Parenting Meningkat, PAW Expo 2026 Jadi Destinasi Wajib Pecinta Anabul
-
Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur
-
Wajah Mbappe Berdarah! Arbeloa Ngamuk ke Wasit usai Real Madrid Ditahan Girona
-
Terpopuler: HP Snapdragon Paling Murah hingga Google Luncurkan Search Live
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi