SUARA GARUT - Kantor Regional Wilayah III ( Kanreg III) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jabar Banten akhirnya merilis progres pengusulan NI PPPK melalui akun Media sosial miliknya.
Dalam akun tersebut, Kanreg III BKN merilis pencapaian pengusulan NI PPPK untuk wilayah Jawa Barat per 9 Juni 2023.
Salah satunya progres untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab ) Tasikmalaya, berdasarkan rincian progres dituliskan, usul masuk 416, disetujui 406, dan proses Verifikasi tinggal 10 Orang.
Kabar tersebut tentu disambut gembira ratusan Calon PPPK asal Kabupaten Tasikmalaya.
Setelah dengan sabar menantikan informasi progres pengusulan NI PPPK, akhirnya per 9 Juni, kabar tersebut membuahkan hasil menggembirakan.
Sebelumnya mereka sempat panik, saat BKPSDM merilis terdapat beberapa calon PPPK yang berkas DRH nya harus dilakukan perbaikan.
"Saya kira ini kerja keras stake holder Pemkab Tasikmalaya secara menyeluruh, yang tidak hentinya berjuang untuk honorer," ujar salah satu CPPPK asal Tasela.
Sementara itu, Ketum FHGTK Non Kategori Kabupaten Tasikmalaya Tete Suherman saat di konfirmasi garut.suara.com mengaku senang mendengar progres tersebut.
"Sebenarnya saya tidak ingin berkomentar terkait itu, karena takut salah mengucap, namun intinya mengucapkan trimakasih pada semua stake holder Pemkab Tasikmalaya," kata Tete Suherman, Sabtu, (10/06/2023).
Baca Juga: Sumsel Dorong Makin Bermunculan Desa Ekowisata
Tete menyebutkan berdasarkan progres yang dirilis Kanreg III BKN, tersisa 10 orang lagi dari 416, yang sedang proses Verifikasi.
"Alhandulilah usul NI PPPK Kabupaten Tasikmalaya,perhari Jumat 9 Juni 2023, pukul 19.00 Wib, dari 416 tinggal menunggu 10 orang," kata Tete Suherman.
Kami, sambung Tete berharap di minggu ini, progresnya meningkat menjadi rampung seratus persen.
Kabar ini, akan menjadi lebih istimewa jika berkenan kata Tete, Bupati H.Ade Sugianto menyempatkan untuk melakukan pelantikan dan penyerahan SK, ditengah padatnya agenda Pemkab, imbuhnya.
Terlebih menurut Tete, Bupati Kab tasikmalaya itu akan menunaikan ibadah Haji, sebelum 24 Juni 2023.
Tentu akan menjadi keberkahan tersendiri bagi guru CPPPK Tasikmalaya, jika diperkenankan Bupati melangsungkan prosesi pelantikan tersebut sebelum keberangkatnay ke Tanah Suci Mekah.
Berita Terkait
-
KGB ASN PPPK Tersendat Regulasi Meski Diatur Pasal 3 Perpres Nomor 98 Tahun 2020, Jawaban BKN Begini
-
Honorer siap-siap Batal Jadi ASN, Tidak Ada Rekrutmen CPNS dan PPPK 2023 di Pemkab Situbondo Karena Masalah Ini
-
Pertek NI PPPK Guru 2022 Sudah ACC BKN, Maksimal 30 Hari Kerja SK Diterbitkan, Ini Bocoranya
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra
-
Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil
-
Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang
-
Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026
-
Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis
-
Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital