SUARA GARUT - Perhimpunan Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PGPPPK) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor).
Rakor PGPPPK tersebut di ikuti 42 Kordinator Cabang Se-Kabupaten Garut bertempat di Ruang Rapat Perumda Bank BPR, Sabtu,(10/06/2023).
Ketum PGPPPK Kabupaten Garut Rikrik Gunawan menyebutkan, sebelumnya banyak pihak menyebutkan PGPPPK sebagai organisasi ilegal.
Namun pernyataan itu di bantah mentah-mentah oleh Ketum PGPPPK Rikrik Gunawan, menurutnya kalaupun disebut ilegal namun toh pada dasarnya mereka menikmati hasilnya.
Iko sapaan akrab Rikrik Gunawan mengatakan, ketika PPPK dilahirkan dari rahim ibu pertiwi, dia merupakan bayi yang mungil, lucu dan belum memiliki apa-apa.
Saat itu, tahun 2019 pemerintah menggelar seleksi sesama tenaga honorer K2 untuk diangkat menjadi ASN PPPK.
Namun kelahiranya di bumi pertiwi itu, PPPK dipayungi PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajeman PPPK.
Sedangkan payung hukum yang mengatur terkait gaji dan tunjangan sama sekali belum diterbitkan.
Perjalanan panjang seleksi PPPK tersebut akhirnya membuahkan hasil, setelah dinyatakan lulus tahun 2019, namun mereka baru diangkat ASN PPPK tahun 2021.
Baca Juga: Pegadaian Buka Lowongan Kerja, Simak Detailnya Berikut Ini
Oleh sebab itu, wadah perjuangan dalam mengawal dan membisikan kebijakan dipadang perlu yang lebih fokus pada PPPK.
PGPPPK kemudian mendapatkan SK dari PGRI, sebagai Asosiasi Profesi sejenis (APKS) PGRI.
Kini kata Iko, keberadaanya diperkuat dengan telah terbitnya akta notaris pendirian PGPPPK, oleh Notaris Nugraha NUr Pramana, SH.,MKn
"PGPPPK kini sudah berbadan hukum, jadi bukan organisasi ilegal," kata iko pada garut.suara.com, pada (10/06/2023).
Saat ini PGPPPK tengah melakukan komunikasi dan pendekatan terutama, untuk memperjuangkan pengawalan Permenpan RB tentang Kenaikan Gaji Berkala (KGB), termasuk SK Pensiun untuk mendapatkan Jaminan Hari Tua (SK PP) JHT.
Sementara itu, kata Iko PGPPPK bukan memperjuangkan hanya satu angkatan saja, pasalnya buahnya akan dinikmati oleh seluruh angkatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas