SUARA GARUT - Memasuki tahun ajaran baru 2023, SMKN 12 Garut terus berbenah meningkatkan kualitas pembelajaran serta fasilitas untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Sejak dipimpin Hj. Enden Lesmanawati, sebagai kepala sekolah SMKN 12 Garut, ia terus melakukan berbagai pembenahan, baik fasilitas maupun kualitas.
SMKN 12 Garut yang dulu identik dengan jurusan pertaniannya, seiring berjalannya waktu terus berinovasi dan berimprovisasi menyesuaikan jurusan sesuai minat peserta didik seiring perkembangan zaman.
"Alhamdulillah, berkat dukungan dari semua pihak, SMKN 12 ini terus berkembang, kami juga senantiasa berupaya membenahi fasilitas dan kualitas Kegiatan Belajar Mengajar (KBM)," tutur Hj. Enden, saat dijumpai disela kesibukannya bersama panitia PPDB di Kampus I, SMKN 12, Jalan Cimanuk No.285, Simpang Lima, Tarogong kidul, Kabupaten Garut.
Menurut Hj. Enden, saat ini di SMKN 12 Garut tak hanya jurusan bidang pertanian yang ikonik itu yang jadi pilihan, kini ada juga beberapa jurusan favorit yang disesuaikan perkembangan zaman.
"Memang kalau dulu itu SMKN 12 Garut identik dengan jurusan pertaniannya. Namun kini, kami juga menyesuaikan dengan perkembangan zaman, ada beberapa jurusan favorit lainnya," tutur Hj. Enden, seraya menebar senyum ramahnya.
Menurutnya, memasuki tahun ajaran baru kali ini, minat siswa baru untuk masuk jurusan program keahlian bidang pertanian kembali mengalami kenaikan signifikan.
"Ya, minat siswa baru yang memilih jurusan program keahlian bidang pertanian memang mengalami kenaikan signifikan. Ini bisa menjadi modal para peserta didik dalam menyongsong program ketahanan pangan Pemerintah," katanya.
Dijelaskannya, saat ini di SMKN 12 sedikitnya ada tujuh jurusan program keahlian favorit.
Baca Juga: Bejat! Ayah Tiri di Pademangan Perkosa Anaknya dari Umur 7 Tahun hingga Hamil, Pelaku Masih Buron
Ketujuh jurusan program keahlian tersebut di antaranya:
1. Agribisnis Pembenihan Tanaman,
2. Agribisnis Perikanan Air Tawar,
3. Pemasaran (Bisnis Digital dan Retail),
4. Akuntasi dan Keuangan Lembaga (Layanan Perbankan Syari'ah),
5. Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH),
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
56 Kode Redeem FF Terbaru 1 April 2026, Ada Bundle Panther dan Pirate Gratis
-
Perbandingan Harga BBM Indonesia dengan Negara Lain di Asia Tenggara
-
AS Mau Keluar dari Iran, Wall Street Langsung Meroket
-
Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya
-
If Wishes Could Kill, Drama Horor Remaja Pertama Netflix Tayang 24 April
-
Tak Hanya Kejar Cuan, Emiten TAPG Kerek Kualitas Hidup Masyarakat Sekitar Operasional
-
BEI Resmi Ubah Aturan Free Float, Emiten Wajib Tingkatkan Porsi Saham Publik Bertahap
-
AS Mau Angkat Kaki dari Iran, Harga Minyak Dunia Meluncur 2,5%
-
Mendagri Tito Minta Pemda Efisiensi Anggaran Daerah, Wajib Lapor Tiap 2 Bulan
-
Sahabat Dinar Candy Ngaku Diajak VCS Suami Clara Shinta, Dibayar Rp1 Juta