SUARA GARUT - Kejadian yang menggemparkan terjadi di Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, saat Satpam dari PT. Daux Kosmetik dan Empat orang calo Angkot mengeroyok anggota Polisi yang sedang membawa anak kecil.
Kapolres Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, peristiwa ini berawal pada sore hari ketika seorang anggota polisi, yang sedang tidak berdinas menjemput anaknya pulang les sekolah.
Saat terjadi kemacetan di depan PT. Daux Kosmetik, kata Kapolres, anggota Polisi yang diketahui bernama, Bripka Dinar Ali Hidayat yang bertugas di Polsek Cisompet ikut membantu mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
"Lalu yang bersangkutan menegur satpam agar menyuruh angot segera berangkat agar tidak terjadi kemacetan," kata Kapolres, Kamis (14/6/2023).
Menurut Kapolres, namun satpam tersebut tidak menerima lalu mendorong anggota polisi tersebut.
"Lalu tiba-tiba empat orang calo angkot langsung memukul dan mengeroyok korban," ujarnya.
Korban yang dikeroyok, ujar Rio, mengalami luka cukup serius karena dipukul beramai-ramai hingga diinjak-injak saat terjatuh.
Saat peristiwa terjadi, korban mengenakan pakaian preman namun motor yang digunakannya merupakan kendaraan dinas Polisi.
Kapolres menegaskan akan menindak tegas perbuatan premanisme tidak hanya terhadap anggota untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat.
Baca Juga: Fandy Christian Posting Foto Bareng Anak, Captionnya Bikin Kesal Netizen
Akibat perbuatannya, para pelaku diancam pasal 170 KUHP ayat 1 dan 2, tentang dugaan tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan atau pengeroyokan ancaman hukuman 7 tahun.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Beda dari Bos Agrinas, Menteri Zulhas Akui Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun Akan Dicek BPK
-
Meledak di TikTok! Pernikahan Nathalie Holscher Tembus 75 Juta Tayangan, Jadi Top Trending
-
Gas Whip Pink Ternyata Laris Manis di Tempat Hiburan Malam Jakarta, Omzet Tembur Rp5 Miliar
-
4 Shio yang Hidupnya Berubah Lebih Baik 29 Juli 2026, Ada Awal Baru yang Dinanti
-
Ke Mana BBM Ilegal Sumsel Mengalir? Polisi Bongkar 96 Kasus dan Sita 1,28 Juta Liter
-
Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK, Purbaya Bela: Arahan Presiden, Cuma Beri Masukan
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
BMKG Pastikan Gempa M6,8 di Jepang Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
-
Ribuan Ijazah SMA-SMK Negeri di Riau Belum Diambil, Dinas Pendidikan: Gratis!
-
Pakai Rompi Oranye, Anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra Mahrus Ali Resmi Ditahan KPK