SUARA GARUT - Pembukaan seleksi ASN PPPK sempat mengalami penundaan akibat adanya daerah yang belum mengusulkan formasi sesuai kebutuhan Kemendikbudristek.
Perpanjangan pengusulan ajuan formasi ASN PPPK guru tersebut tentu menjadi angin segar terutama guru yang sudah lulus passing grade prioritas satu (P1).
Di Kabupaten Garut, Persatuan Guru Republik Indoensia (PGRI) terus berupaya mendorong pemerintah dalam hal ini Dinas Pendidikan untuk mengangkat guru honorer menjadi ASN PPPK.
Hal tersebut disampaikan Ketua PGRI H. Mahdar saat Rapat Koordinasi Pengurus PGRI se-Kabupaten Garut baru-baru ini.
Rapat yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Ade Manadin tersebut memang tengah konsen dalam menyelesaikan permasalahan guru Honorer.
Tidak ada kata lelah, untuk PGRI Kabupaten Garut dalam mensejahterakan guru, atau memperjuangkan guru khususnya guru honorer, untuk menjadi ASN PPPK.
Sehingga dalam pengadaan ASN PPPK guru tahun 2023, Disdik dan juga PGRI terus mengawal perjalanan pengajuan Formasi sesuai kebutuhan yang ada.
Sementara itu, saat ini guru honorer yang sudah dinyatakan lulus Seleksi Nasional PPPK formasi 2022, tengah menunggu peneyrahan SK dan pelantikan.
Ketua PGRI dalam Rakor PGRI beberapa waktu lalu menyebutkan peneyrahan SK tersebut akan dilakukan pada akhir Juni, atau sebelum Idul Adha.
Baca Juga: Fake WhatsApp Chat Generator, Begini Cara Menggunakannya
Tentu kabar itu menjadi kabar yang sangat ditunggu oleh ribuan guru honorer yang sudah lama menanti ingin berubah status menjadi ASN PPPK.
Ketua PGRI mengingatkan masalah kerja setelah diangkat menjadi ASN jangan sampai ASN rasa Honorer.
Tentu setelah menjadi ASN memiliki kewajiban yang sama seperti PNS, harus bekerja sesuai ketentuan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Bacaan Dzikir di Hari Tasyrik yang Dianjurkan Rasulullah, Pahalanya Besar dan Sangat Dicintai Allah
-
Kasus 3 Ons Sabu Gegerkan Ketapang, Tiga Oknum Polisi Kini Diperiksa