SUARA GARUT - Fakultas Ekonomi Universitas Garut (Uniga) bekerja sama dengan Holistika Foundation telah menginisiasi Gerakan Klaster UMKM Berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di Kabupaten Garut pada Kamis, 15 Juni 2023 di Gedung Fakultas Ekonomi Uniga.
Kolaborasi ini bertujuan untuk memperkuat UMKM dengan memperkenalkan pendekatan berkelanjutan yang berfokus pada lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik.
Salah satu aspek yang menjadi fokus utama gerakan ini adalah memberikan edukasi mengenai koperasi multipihak kepada para pelaku UMKM di Kabupaten Garut.
Pendekatan koperasi multipihak merupakan salah satu model yang dapat membantu menciptakan ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui koperasi multipihak, UMKM dapat saling berkolaborasi, berbagi sumber daya, dan memperkuat daya saing mereka dalam pasar yang semakin kompetitif.
Gerakan klaster UMKM berbasis ESG ini juga melibatkan Forum Komunitas UMKM di Kabupaten Garut, UMKM binaan, serta startup lokal yang berasal dari Kabupaten Garut.
Dengan melibatkan berbagai pihak, gerakan ini bertujuan untuk menciptakan sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat di antara pelaku UMKM, dan kolaborasi akademisii, UMKM dan lembaga pembinaan UMKM.
Para pelaku UMKM akan saling mendukung dan bertukar pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan.
Melalui gerakan klaster UMKM berbasis ESG ini, Fakultas Ekonomi Uniga dan Holistika Foundation ingin mendorong para pelaku UMKM di Kabupaten Garut untuk mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan dan memperhatikan dampak lingkungan serta aspek sosial.
Baca Juga: Kim Tae Hee dan Lim Ji Yeon Ungkap Alasan Bintangi Lies Hidden in My Garden
Dengan demikian, UMKM di Kabupaten Garut akan dapat bersaing secara global, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal.
“Kolaborasi kami dengan Holistika Foundation dalam gerakan klaster UMKM berbasis ESG ini merupakan langkah yang penting dalam mengakselerasi pertumbuhan UMKM di Kabupaten Garut. Kami percaya bahwa dengan memperkuat aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik, UMKM akan menjadi pilar utama dalam pembangunan berkelanjutan di wilayah ini,” kata
Dr Wati Susilawati, Dekan Fakultas Ekonomi Uniga.
Partisipasi forum komunitas UMKM, UMKM binaan, dan startup lokal dalam gerakan ini menunjukkan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta ekosistem yang kondusif bagi UMKM untuk berkembang dan memberikan manfaat. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu
-
Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser Baru, Padahal Sudah Punya Dua Seri Lawas
-
Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan
-
Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Meninggalnya 5 Calon Manajer Kopdes