SUARA GARUT - Ketua KPU Kabupaten Garut, Zunaedin Basri, mengungkapkan jumlah total Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024 mendatang sebanyak 1.999.055.
Dari jumlah itu, pemilih laki-laki paling mendominasi sebanyaj 1.020.206 orang. Sementara pemilih perempuan 978.849 orang.
"Di kita itu lebih banyak laki-laki, selisihnya dengan Pemilu tahun 2019 itu 103.276 orang. Tadi diskorsing karena ada data 14 pemilih baru," katanya, di sela penetapan DPT di Hotel Harmoni Garut, Rabu, 21 Juni 2023.
Sementara itu, anggota Komisioner KPU Kabupaten Garut, Ujang Muttaqin, menuturkan, bahwa untuk penetapan DPT itu memakan waktu cukup panjang sekitar 5 bulan. Mulai dari Coklit, penyusunan DPS, dan perbaikan.
Ia juga menyebutkan, dari 14 pemilih baru yang diusulkan dari Kecamatan Tarogong Kidul, ternyata yang bisa dimasukan ke dalam DPT itu hanya 4 orang.
"Kami masih menunggu dari Parpol karena ada 2 orang caleg yang belum masuk daftar pemilih. Kalau yang bersangkutan ini tidak masuk dalam daftar pemilih dipastikan tidak bisa mencalonkan sebagai calon legislatif," katanya.
Disebutkannya, untuk Pemilu 2024 nanti masih sama seperti tahun 2019, pemilih akan mencoblos 5 surat suara, yakni untuk presiden dan wakilnya, kemudian memilih calon DPD, calon anggota DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kabupaten/kota. (*)
Editor: Firman
Baca Juga: Syahnaz Diduga Selingkuh dengan Rendy Kjaernett, Ketahui 5 Jenis Selingkuh dalam Sebuah Hubungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan