SUARA GARUT - Menyusul telah dilaksanakannya ritual ibadah wukuf para jemaah haji di Padang Arafah kota Makkah pada 9 Dzulhijjah 1444 H, atau Selasa 27 Juni 2023 kemarin, hari ini 10 Djulhijjah 1444 atau Rabu 28 Juni 2023 umat Islam di seantero dunia otomatis melaksanakan shalat Iedul Adha.
Seperti halnya di Kota Makkah Saudi Arabia dan belahan dunia lain, umat Islam di Indonesia termasuk di Kabupaten Garut juga menggelar shalat Idul Adha, dana dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban.
Dari pantauan garut.suara.com, di Kabupaten Garut sendiri umat Islam hari ini melaksanakan shalat Idul Adha di sejumlah tempat.
Di antaranya, ribuan umat Islam Garut mengikuti shalat Idul Adha 1444 di kawasan SOR Ciateul, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Shalat Idul Adha yang digelar di SOR Ciateul tersebut diselenggarakan oleh Majelis Dakwah Kota Intan (MDKI).
Menurut pengurus MDKI, Ustadz Apek Romansyah, shalat Idul Adha yang dilaksanakan hari ini merupakan keniscayaan, karena memang kurban dengan shalat Idul Adha adalah satu kesatuan dengan rangkaian ibadah haji di Kota Makkah.
"Alhamdulillah, Masha Allah tabarakallah, memang ibadah kurban dan shalat Idul Adha ini tentunya berkaitan langsung dengan ibadah haji di Kota Makkah. Hal ini sebagaimana ketentuan syariah Islam yang telah dicontohkan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam," tutur Ustadz Apek, seraya mengutip sebuah hadits shahih.
Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Ustadz Toni Al Patroli salahseorang panitia penyelenggara shalat Idul Adha di SOR Ciateul.
Menurut Ustadz Toni, sejatinya shalat Idul Adha ini adalah rangkaian ibadah haji di Kota Makkah, sehingga bisa dijadikan momentum persatuan umat Islam seluruh dunia.
Baca Juga: Momen Kikuk Mulan Jameela saat Ahmad Dhani Sepanggung dengan Mantan Istri sampai Diajak Pelukan
"Sejatinya shalat Idul Adha ini adalah rangkaian dari ibadah haji di Kota Makkah. Jadi ini bisa menjadi momentum bagi persatuan umat Islam dunia," kata Ustadz Toni.
Dalam pelaksanaan shalat Idul Adha 1444 Hijriah yang diselenggarakan MDKI di lapangan Tenis Outdoor, kompleks SOR Ciateul, yang bertindak sebagai imam adalah Ustadz Aceng Husain yang juga pembina MDKI, sementara untuk khatib dipercayakan kepada Ustadz Sultan M.Taz Al-Jafrani, seorang da'i muda Kota Garut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
5 Brand Parfum Lokal Anti Mainstream, Wajib Masuk Koleksi!
-
4 Moisturizer Lokal Licorice untuk Wajah Cerah dan Lembap Sepanjang Hari
-
Nia Ramadhani Akhirnya Klarifikasi Isu Cerai dengan Ardi Bakrie
-
3 Fakta Tragedi Sungai Ponorogo, 4 Bocah Bersaudara Tewas Tenggelam!
-
Pendidikan Tanpa Ketegasan: Dilema Jadi Guru di Zaman Mudah Tersinggung
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,11 Persen Sepanjang 2025 di Tengah Tekanan Global
-
Minyak Goreng 'Minyak Kita' Langgar HET di Sulsel? Satgas Saber Bongkar Temuan Mengejutkan
-
Angkot Tua Bapak
-
Isi Putusan Cerai Reza Arap Bongkar Dugaan Perselingkuhan Sang Musisi dengan Asisten Pribadi