SUARA GARUT - Sejumlah keluarganya penerima manfaat (KPM) di kawasan Kampung Panyingkiran, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, sempat dibuat bingung karena dana program keluarga harapan (PKH) raib.
Setelah kasus tersebut berlalu beberapa waktu lalu, kini para KPM PKH di kawasan tersebut mendapat kabar baik. Dana yang raib itu akan diganti sepenuhnya oleh pihak pendamping PKH.
Kepastian tersebut terungkap setelah para ketua RT dan tokoh masyarakat melakukan musyawarah dan rapat dengan pihak pihak terkait.
Bahkan, kepastian akan dikembalikannya dana PKH itu secara resmi dan disepakati melalui surat yang ditandangani sejumlah pihak di atas materai.
"Warga, para ketua RT dan tokoh masyarakat telah melakukan rapat dan musyawarah, dan membuat surat kesehatan, katanya dana PKH yang hilang itu akan diganti pendamping PKH," ungkap salah seorang warga Kampung Panyingkiran, Selasa, 27 Juni 2023.
Dalam surat perjanjian yang ditandatangani beberapa pihak terkait itu, salahsatu poin pentingnya bahwa pihak pendamping PKH akan menganti dana PKH untuk 27 KPM di Desa Bungbulang.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang KPM PKH di Kampung Panyingkiran, Desa Bungbulang, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, Jawa barat mengaku heran, saat akan dicairkan, pihak bank hanya memberikan struknya saja.
"Saya mau mencairkan ke bank, malah dapat struknya doang, padahal saya belum pernah mencairkannya," ungkapnya, Senin 5 Juni 2023, lalu.
Sementara itu, terkait munculnya kasus PKH di Desa Bungbulang ditanggapi oleh Adeng Wahyudin selaku Koordinator Kecamatan (Korcam) PKH Bungbulang.
"Untuk penyelesaiannya oleh pendamping sudah ditangani, pengajuan cetak KKS baru," kata Adeng saat dihubungi suara.com, via chat WhatsApp, Senin 5 Juni 2023 lalu (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Menagih Janji di Atas Puing: Sepuluh Bulan Pedagang Taman Puring Menunggu
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Memuaskan, Tuai Berbagai Pujian
-
Slank Puji Penonton Palembang, Konser HS Hey Slank Tetap Kondusif Meski Membludak
-
Tuntutan 5 Tahun Penjara Dianggap 'Fiksi', Noel Sebut Jaksa Paksakan Fakta di Kasus K3
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Jokowi Siap Keliling Indonesia, Ini Daerah yang akan Dikunjungi Pertama
-
Arai Rilis Helm Retro Rapide Neo Haga Dark Edisi Terbatas Harga Rp 7 Jutaan
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
-
RAN Remake Video Klip Pandangan Pertama, Bikin Nostalgia Era YouTube Awal
-
Viral Bocah Hafal Lagu MBG "Mas Bahlil Ganteng", Dikira Buah Beneran: Buahlil Itu Stroberi Yah?