/
Minggu, 02 Juli 2023 | 21:29 WIB
Berdiri di Atas Dua Tongkat, Guru Agus Taryono Ingin Jadi ASN PPPK. (Foto: doc Sekolah)

SUARA GARUT - Meski kedua kakinya harus ditopang alat bantu sejenis kruk, Agus Taryono tetap semangat berbagi ilmu dengan anak-anak di desanya.

Setidaknya, sudah delapan tahun Agus Taryono mengabdikan dirinya sebagai guru honorer di SMP Islam Nurul Anwar Desa Cikeupeul Jaya Ratu Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya.

Meski dengan keterbatasan kedua kakinya Agus Taryono, tidak pernah absen untuk mengajar di sekolah yang dipimpin Sudrajat itu.

Meski begitu, Agus Taryono menjadi guru spesial bagi puluhan anak-anak didiknya.

pantauan garut.suara.com Agus Taryono merupakan guru istimewa, meski tidak dianugrahi fisik yang sempurna, kegigihanya mencerdaskan anak bangsa tidak pernah surut.

Sejak kecil, Agus Taryono mengalami disabilitas dengan kondisi satu kakinya biasa, sehingga tidak normal berdiri dan harus menggunakan kedua tongkat.

Diakui Agus, dirinya terkadang menjadi bahan cibiran orang disekelilingnya, namun semangat mengabdi kepada bangsa dan negara tidak pernah pudar.

"Biarlah yang menggunjingkan, kita tidak pernah hiraukan," kata Agus.

Menurutnya, kondisi yang ia alami saat ini, sudah menjadi kehendak Allah yang Maha Kuasa.

Baca Juga: IMF Pernah 'Cawe-cawe' Ekonomi Indonesia, Bikin Proyek Strategis Era Soeharto Mangkrak

Keaadan itu, kata Agus dia jalani dengan ikhlas, penuh dengan kesabaran.

Meski begitu semangat mengabdi dalam dunia pendidikan menjadikanya terasa kuat dan tetap bersemangat.

Agus menyebutkan dirinya sangat ingin memiliki kesempatan untuk diangkat sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Jika ada peluang dan kesempatan saya juga berharap bisa menjadi guru ASN PPPK," pungkasnya. (*)

Load More