SUARA GARUT - Meski kedua kakinya harus ditopang alat bantu sejenis kruk, Agus Taryono tetap semangat berbagi ilmu dengan anak-anak di desanya.
Setidaknya, sudah delapan tahun Agus Taryono mengabdikan dirinya sebagai guru honorer di SMP Islam Nurul Anwar Desa Cikeupeul Jaya Ratu Kecamatan Sariwangi Kabupaten Tasikmalaya.
Meski dengan keterbatasan kedua kakinya Agus Taryono, tidak pernah absen untuk mengajar di sekolah yang dipimpin Sudrajat itu.
Meski begitu, Agus Taryono menjadi guru spesial bagi puluhan anak-anak didiknya.
pantauan garut.suara.com Agus Taryono merupakan guru istimewa, meski tidak dianugrahi fisik yang sempurna, kegigihanya mencerdaskan anak bangsa tidak pernah surut.
Sejak kecil, Agus Taryono mengalami disabilitas dengan kondisi satu kakinya biasa, sehingga tidak normal berdiri dan harus menggunakan kedua tongkat.
Diakui Agus, dirinya terkadang menjadi bahan cibiran orang disekelilingnya, namun semangat mengabdi kepada bangsa dan negara tidak pernah pudar.
"Biarlah yang menggunjingkan, kita tidak pernah hiraukan," kata Agus.
Menurutnya, kondisi yang ia alami saat ini, sudah menjadi kehendak Allah yang Maha Kuasa.
Baca Juga: IMF Pernah 'Cawe-cawe' Ekonomi Indonesia, Bikin Proyek Strategis Era Soeharto Mangkrak
Keaadan itu, kata Agus dia jalani dengan ikhlas, penuh dengan kesabaran.
Meski begitu semangat mengabdi dalam dunia pendidikan menjadikanya terasa kuat dan tetap bersemangat.
Agus menyebutkan dirinya sangat ingin memiliki kesempatan untuk diangkat sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Jika ada peluang dan kesempatan saya juga berharap bisa menjadi guru ASN PPPK," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target