SUARA GARUT - Sempat diingatkan mantan suami pertamanya, Saipul Jamil untuk menyudahi perseteruanya dengan Ketua RT Malkan, pedangdut Dewi Perssik akhirnya mengakui ada miskomunikasi.
Belakangan Perseteruan Dewi Perssik dengan ketua RT Malkan sempat memanas saat digelar mediasi antara keduanya.
Namun upaya mediasi Dewi Perssik dengan Ketua RT Malkan saat itu, sulit mencapai kata damai.
Saat ini, menurut Dewi Perssik permasalahan yang terjadi soal hewan kurban dengan Ketua RT sudah kelar.
"Saya melihat pak RT, sudah adem, jadi saya juga adem," kata Dewi Perssik.
Peristiwa itu, menurut Dewi terjadi karena adanya kesalah pahaman antara dirinya dengan Ketua RT Malkan.
Senada dengan Ketua RT Malkan, sebagai manusia tentu tidak luput dari khilaf dan dosa.
"Kami sudah saling memaafkan, Pak RT nya adem, dan bijak dalam menyikapi permasalahan tersebut, dan ini membuat saya senang," ungkap Dewi Perssik.
Dewi perssik mengaku akan datang menemui Pak RT Malkan, karena semua sudah selesai dan klir.
Baca Juga: Bagaimana Cara Membuat Perusahaan? Berikut Beberapa Persiapan yang Harus Dilakukan
Terpisah Ketua RT 06 Cilandak Barat, Malkan mengaku usai mediasi tersebut dirinya menyatakan sudah usai.
Malkan menilai tidak ada lagi hal yang perlu dipermasalahkan, dirinya menganggap kejadian dengan Dewi Perssik dinilai selesai, tak perlu dipermasalahkan lagi.
Menurut Malkan konflim tersebut membuat dirinya malu, karena mempermasalahkan hewan qurban yang termasuk suatu ibadah.
"Saya anggap udah enaggak ada permasalahan lagi, capek, malu, urusan qurban," kata Malkan dikutip garut.suara.com pada Senin, (3/07/2023).
Karena pada dasarnya menurut Malkan tidak ada masalah besar diantara mereka.
Andaikan dirasa khilaf kata Malkan, dirinya sudah menyampaikan permohononan maaf kerpada Dewi Perssik.
Walaupun sebenarnya, kata Malkan hal itu terjadi karena miskomunikasi yang saya ngak tahu awalnya.
Malkan mengaku, dirinya tidak pernah berkata jelek tentang Dewi Perssik, dan dirinyapun memang tidak mau.
"Masa RT-nya ngejelek-jekekin warganya sendiri," pungkas Malkan. (*)
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Tudingan Hina Putri Ariani Yang Bikin Dewi Perssik Murka Difitnah: Aku Dibilang Meninggal Dunia
-
Dewi Perssik Bantah Rumahnya Dikepung Warga Buntut Ribut Sama Pak RT: Itu Anter Gulai Daging Sama Makanan Betawi
-
Dialog Dewi Perssik di Sinetron Jadi Sorotan Warganet: The Real Ucapan Adalah Doa
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Penjelasan Unhas Terkait 28 Mahasiswa Disebut Diskor Karena Kritik Program MBG
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Kasus BPK Sumsel: Ini Daftar Tersangka dan Pihak yang Masih Diperiksa KPK
-
FIFA Angkat Tangan, Nasib Thomas Partey di Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?