SUARA GARUT - Ratusan Jemaah Haji asal Jawa Barat termasuk Kabupaten Garut bersiap pulang mulai Senin (3/7/2023) dan dijadwalkan terbang dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Saudi Arabia.
Tercatat, kloter pertama yang pulang JKS 1 asal Kabupaten Garut dan JKS 2 Kabupaten Cianjur.
Wakil Gubernur yang juga Amirul Hajj Jemaah Haji Jabar Uu Ruzhanul Ulum, bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Ajam Mustajam melepas kepulangan dalam sebuah Apel Petugas di Hotel Arkan Bakah, Mahbas Jin, Kota Mekkah.
"Atas nama Pemerintah Pemdaprov Jawa Barat, mewakili Pak Gubernur (Ridwan Kamil), saya melepas jemaah haji kloter pertama Jabar. Beberapa kabupaten, semuanya sekitar 700 orang, berangkat menuju Jakarta," ujar Uu Ruzhanul Ulum.
Menurutnya, kepulangan jemaah haji ini didampingi para petugas dari Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan juga petugas dari Provinsi Jawa Barat, termasuk para KBIH.
"Kemudian juga memang tidak bisa dihindari ada juga mereka yang sakit. Ada juga mereka yang meninggal di sini. Tapi semua itu insyaallah membuahkan kebaikan dan keberkahan," katanya.
Diharapkannya, ibadah para jemaah dapat ditingkatkan di Tanah Air dan memicu peningkatan ibadah orang-orang sekitarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Ajam Mustajam bersyukur, proses penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci secara garis besar berjalan dengan lancar.\
"Hari ini tanggal 3 Juli 2023, kami sudah memulai pemulangan jemaah haji asal Jawa Barat yaitu Kloter JKS 1 asal Kabupaten Garut, dan Kloter JKS 2 dari Kabupaten Cianjur, " katanya.
Disampaikannya, kondisi jamaah haji asal Jawa Barat dari 74 kloter JKS dan 25 kloter asal KJT dalam keadaan baik dan sehat.
Ia menjekaskan, total jamaah haji Jawa Barat tahun ini mencapai 40.141 orang, berikut petugas. Dibagi dalam dua embarkasi, yakni 30.883 dari JKS, dan 9.268 dari KJT.
Pemulangan jemaah haji gelombang pertama melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, akan berlangsung dari 4-18 Juli 2023.
Jemaah haji yang berangkat pada gelombang kedua akan menuju Madinah terlebih dahulu mulai 10 Juli 2023.
Proses pemulangan mereka dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah akan berlangsung dari 19 Juli-2 Agustus 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
Tebus Gadai Kini Lebih Mudah di BRImo, BRI Tawarkan Promo Cashback Spesial
-
5 Sepatu Running All White yang Nyaman Dipakai Seharian, Tetap Stylish untuk Nongkrong
-
Lewat BRImo, BRI Hadirkan Layanan Tebus Gadai Praktis dengan Bonus Cashback
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
BRI Permudah Tebus Gadai Pegadaian via BRImo, Nikmati Promo Cashback Menarik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Insidious: Out of the Further Siap Teror Bioskop, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan