SUARA GARUT - Baru dua Bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Garut yang dinyatakan memenuhi syarat pemberkasan dari 848 orang. Bahkan KPU Kabupaten Garut menemukan ada satu KTP yang dipakai di beberapa partai.
Ketua KPU Kabupaten Garut, Junaidin Basri membenarkan sebanyak 846 Bacaleg masih berstatus belum memenuhi syarat. Masih ada waktu bagi Bacaleg untuk membenahi dokumen.
"Masih ada kesempatan untuk melengkapi berkas yang kurang. Bila tidak dilengkapi maka akan ditetapkan tidak memenuhi syarat," ujar Junaidin ditemui di Kantor KPU Garut, Jalan Suherman, Rabu, 5 Juli 2023.
Menurut Junaidin, kebanyakan syarat yang belum dilengkapi yakni surat keterangan belum pernah terpidana dari pengadilan.
Selain itu, ada juga Bacaleg yang namanya antara KTP dan Ijazah tidak sesuai.
"Kalau gelar akademik kan dibuktikan dengan ijazah. Nah ini ada yang ingin memakai gelar keagamaan atau adat. Ini yang harus dilengkapi karena harus ada surat pernyataan," kata Junaidin.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU Garut, Dindin Ahmad Zaenuddin menyebut dari verifikasi yang sudah dilakukan pihaknya menemukan ada lima kepala desa dan satu sekretaris desa yang masih aktif.
Padahal, perangkat desa harus mengundurkan diri lebih dulu bila akan maju di Pileg.
Selain itu, pihaknya juga menemukan kasus satu KTP yang digunakan di beberapa partai.
Baca Juga: Mengejutkan! Ashanty Ungkap Alasan Kuat Ambil S3 Meski Sudah Berusia 40 Tahun
"Termasuk ada juga partai yang melampirkan blanko ijazah kosong. Serta ada juga yang memakai surat keterangan jasmani dan rohani yang kosong," ucapnya.
Tak cuma itu, Bacaleg juga banyak yang belum melampirkan legalisir ijazah cap basah. Hal-hal itu yang membuat banyak Bacaleg belum memenuhi syarat.
Para Bacaleg yang dinyatakan belum memenuhi syarat, diberi waktu hingga tanggal 9 Juli 2023 untuk memperbaiki berkas administrasi yang telah mereka upload dalam Sistem Informai Calon (Silon).
Verifikasi administrasi kembali akan KPU mulai tanggal 10 Juli hingga 6 Agustus 2023.
"Jika dalam verifikasi kedua berkasnya masih belum juga dilengkapi, maka Bacaleg dinyatakan tidak memenuhi syarat sebelum ada penetapan Daftar Caleg Sementara (DCS)," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?