SUARA GARUT - Mensiasati penuntasan 2,3 juta honorer, pemerintah akan membagi dua kategori PPPK, yakni penuh, dan paruh waktu.
Kebijakan tersebut beredar luas dikalangan honorer, yang tengah di bahas Pemerintah dengan DPR RI.
Kalangan honorer kecewa, pasalnya dalam Daftar Inventarisir Masalah (DIM) RUU ASN, seolah Non ASN akan dibuat menjadi frelance, meski namanya PPPK paruh waktu.
"Isi DIM RUU ASN tidak sesuai harapan honorer K2 khususnya," ungkap Pembina Forum Honorer K2 Tenaga Teknis Administrasi Nur Baitih, dikutip garut.suara.com pada, Jumat, (7/07/2023).
Sebab kata Nur Baitih, Menpan-RB Abdulah Azwar Anas, membuat penyelesaian honorer dengan istilah PPPK, penuh, dan paruh waktu.
Saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Nur Baitih menyebutkan, DPR RI mengusulkan agar honorer diangkat PNS secara langsung.
Namun, pemerintah mengusulkan agar hal tersebut diatur dalam ketentuan peralihan, dimana honorer dan sebutan lainya dapat diseleksi menjadi PPPK paruh waktu.
Jika, terdapat kebutuhan PPPK penuh waktu, instansi melakukan seleksi dengan skala prioritas.
"Usulan DPR RI ditolak, jawaban pemerintah solusinya ya, PPPK cuma, jadi lucu karena dijadikan paruh waktu," kata Nur Baitih.
Baca Juga: Reaksi Sinis Ibu Ferry Irawan Singgung Venna Melinda Koar-koar Kembalikan Barang Putranya: Pansos!
Nur Baitih mengaku, sebutan PPPK paruh waktu seolah honorer akan dibuat seperti freelance, apalagi ketentuan jam kerjanya dibawah 8 jam.
Implikasinya tentu akan terkait dengan gaji, yang akan diterima PPPK paruh waktu.
Adanya pengkategorian PPPK menjadi penuh, dan paruh waktu jelas akan membuat perbedaan status sosial.
Yang membuat lebih kecewanya lagi kata Nurbaitih, yakni revisi UU ASN dikembalikan kepada pemerintah. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BPOM Rilis 11 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya: Ada Sampo Selsun hingga Produk Madame Gie
-
5 Rekomendasi HP dengan Chipset Dimensity Terbaik 2026: Performa Kencang, Baterai Anti Boros
-
Usai Sertifikat Mualaf Dicabut Hanny Kristianto, MCI Siap Bantu Richard Lee Urus Dokumen Baru
-
Sisi Gelap 12 Zodiak dalam Percintaan, Bisa Jadi Penyebab Hubungan Asmara Sering Kandas
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda
-
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Dirigen Viking Yana Umar Bilang Begini
-
Terpopuler: Viral Klarifikasi Homeless Media, 7 HP Midrange RAM Besar Baterai Jumbo