SUARA GARUT - Anggota DPR RI asal Garut, Jawa Barat dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Khaerudin, mengatakan Pemerintah Jepang dan China meminta ekspor porang dari Garut.
"Kita mendorong 2000 hektare tanaman porang. Karena ada permintaan Jepang dan China dari produksi porang kita. Tapi permintaan mereka porang nya sudah berbentuk beras," kata Khaerudin, ditemui di Hotel Harmoni Garut, Kamis (6/7/2023).
Untuk memenuhi permintaan kedua negara tersebut, ia mendorong lahan pertanian porang sampai 2000 hektare. Saat ini di Garut baru tersedia 500 hektare tanaman porang yang digarap sekitar 2 ribu petani.
"Saya juga mendorong adanya mesin untuk memproses porang dari mulai pembersihan, pemotongan sampai jadi beras sesuai permintaan mereka," katanya.
Dikatakannya, kebutuhan mesin untuk pabrik skala besar, investasinya bisa mencapai Rp. 8 miliar, sedang untuk pabrik kecil sekitar Rp. 1,8 miliar.
"Nah kita dorong percepatan adanya mesin di 4 titik walaupun produksinya 10 ton per minggu, kalau ada 4 mesin itu 40 ton. Jadi permintaan ke luar negeri 100 ton per bulan bisa terlayani. Jika ini terpenuhi maka porang akan jadi siklus perekonomian yang baik di Garut," katanya.
Menurutnya, pertanian merupakan sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja dibanding yang lainnya.
"Jepang juga meminta ekspor beras 20 ribu ton pertahun. Artinya kalau dipecah begitu besar. Makanya kita bawa Dirjen Pembiayaan Prasarana Pertanian, Ibu Indah Megasari beliau siap mendorong Rp 50 miliar. Makanya kita canangkan 2000 hektare," katanya.
Lanjutnya, pihaknya terus akan mengawal program ini sampai berhasil.(*)
Baca Juga: HUT Bhayangkara ke 77, Bazar Daging Ayam Murah di Polres Garut Ludes Dibeli Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi
-
Suap Ketua BEM UBK Coreng Wajah Gerakan Mahasiswa, Aktivisme Bayaran Jadi Penyakit Akut
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Dini Hari Mencekam di Duren Sawit: Api Lahap Warung Kelontong, 18 Jiwa Nyaris Terpanggang
-
Drama Baru Kim So Yeon Tunda Syuting Selama Sebulan, JTBC Beri Penjelasan
-
Salah Kaprah Soal JHT: Bukan Cuma Dana Hari Tua, Bisa Jadi Penyelamat Finansialmu!
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Stabil