SUARA GARUT - Syahnaz Sadiqah, kembali berulah melalui akun media tiktok bersama sang kaka Nisa Ahmad, beberapa waktu lalu.
Aksi nekad Syahnaz Sadiqah itu, dinilai netizen, seolah ingin memperlihatkan tidak pernah terjadi sesuatu dengan dirinya.
Padahal, belum lama ini, Syahnaz Sadiqah telah mengakui perselingkuhanya, dengan suami lady nayoan Rendy Kjaernett kepada Jeje Govinda.
Saat itu, adik bungsu Sultan Andara Raffi Ahmad tersebut telah meminta maaf pada suaminya Jeje Govinda.
Beruntungya, sang suami Jeje Govinda, mau memberikan maaf, karena Syahnaz Sadiqah adalah wanita mulia setelah ibunya.
Belum lama berselang, kini Nanas, sapaan akrab Syahnaz Sadiqah itu, kembali membuat heboh dengan berjoget melalui akun tiktok bersama Nisa Ahmad Kakak kandungnya.
Menanggapi hal ini, Psikolog Nuschayati menilai kemungkinan Nanas memiliki rasa empati yang rendah.
"Ada akalanya seseorang punya sikap empatik yang rendah," kata Psikolog Nuschayati dikutip Sabtu, (15/07/2023).
Mungkin sambung Nuschayati, tidak dilatih sejak dini, atau bisa jadi memang dasarnya begitu.
Baca Juga: Makin Digemari, Ratusan Warga Jabodetabek Berpartisipasi dalam Kompetisi Bakery dan Pastry
Yang ditampilkan lanjut Nuschayati, hanya menurut kadarnya, bukan pandangan umum.
Psikolog itu mengatakan, Nanaz seolah merasa menang melawan netizen karena dukungan keluarga, terutama sikap bijak sang suami.
"Dia seolah mendapat kekuatan, terutama dukungan penuh sang suami, yang memiliki kekuatan, kewenangan, materi yang lebih besar," kata Psikolog Nuschayati.
Sayangnya kata dia, sikap seperti itu bisa saja menimbulkan rasa arogansi, akibat percaya diri yang penuh, tanpa mau peduli dengan perasaan yang lain. (*)
Berita Terkait
-
Rendy Kjaernett Minta Syahnaz Sadiqah Minta Maaf ke Lady Nayoan, Buka Suara Tentang Skandal Perselingkuhan
-
Syahnaz Sadiqah Selingkuh Tapi Masih Joget di TikTok, Farhat Abbas Pecut: Boikot Seluruh Keluarganya!
-
Skandal Selingkuh Syahnaz Sadiqah - Rendy Kjaernett: Mengapa Tidak Minta Maaf ke Lady Nayoan? Inilah Alasannya
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Padang Pariaman Gelar Pacu Kudo Usai Lebaran Idul Fitri 2026, Ini Lokasinya
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
180 Derajat dengan Tasya Farasya, Sikap Tasyi Athasyia Jadi Target 'Halo Kakak Spill Skincare'